Budidaya Sayur Petani Manleten Raup Omzet Belasan Juta
- 17 Sep 2026 17:09 WIB
- Atambua
RRI.CO.ID, Atambua - Budidaya sayuran menjadi salah satu sumber pendapatan yang menjanjikan bagi petani di Kabupaten Belu, dengan memanfaatkan lahan pertanian yang tersedia para petani mampu menghasilkan keuntungan hingga belasan juta dalam sekali musim panen.
Salah satu petani Warga desa Manleten, Kecamatan Tasifeto Timur, Roni Radja Uli mengaku melalui usaha budidaya sayuran yang dijalani mampu memberikan tambahan penghasilan bagi keluarganya serta meningkatkan kesejahteraan ekonomi keluarga.
Ia mengatakan, untuk jenis sayuran yang ditanami dirinya yakni kangkung, sawi, kubis yang dibudidayakan secara bertahap, untuk memenuhi kebutuhan pasar di Kabupaten Belu dengan harga yang bervariasi dari harga 1,5 juta perbedeng hingga 2,5 juta.
“Sementara ini harga sangat bersahabat, kangkung satu bedeng 2,5 juta sementara untuk sayur putih itu 1,5 juta,” ucap Roni Radja Uli pada Kamis 17 September 2026.
Menurutnya, dengan kondisi yang ada dalam satu kali periode panen, hasil penjualan sayuran mencapai belasan juta rupiah, sebelum dikurangi biaya produksi pembelian benih,pupuk, pestisida maupun kebutuhan lainnya.
Dengan hasil dan prospek yang menjanjikan ia mengajak masyarakat untuk bertani, karena sektor pertanian khususnya untuk Holtikultura selain meningkatkan penghasilan keluarga namun juga upaya nyata menjaga swambada pangan di Belu.
“Belu memiliki tanah yang subur, namun semua bisa berjalan dengan baik kalo mau bekerja, keuletan dan kreativitas itu kunci kemajuan perekonomian keluarga,” ujar Roni Radja Uli.
Disisi ia juga mengakui, belum ada keberpihakan untuk memperoleh pupuk dan bantuan alat pertanian yang masih menjadi penghambat dalam memacu hasil produksi pertanian, dengan itu dirinya sangat mengharapkan dukungan Pemerintah Daerah melalui Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan untuk membantu menyalurkan alsintan dalam mendukung kemajuan pertanian di wilayah Kabupaten Belu perbataan RI-RDTL. (KM)
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....