Pasar PLBN Motaain Penggerak Ekonomi Warga UMKM dan Permudah Akses Pelayanan

  • 16 Sep 2026 06:48 WIB
  •  Atambua

RRI.CO.ID, Atambua - Keberadaan Pasar Pos Lintas Batas Negara (PLBN) Motaain dinilai sangat memberikan dampak positif bagi masyarakat di wilayah perbatasan Indonesia dan Timor-Leste. Pasar yang berada di kawasan perbatasan Desa Silwan Kecamatan Tasifeto Timur, Kabupaten Belu tidak hanya menjadi tempat aktivitas perdagangan, tetapi juga dinilai sebagai pendekatan pelayanan yang membuka ruang pertumbuhan ekonomi serta pemberdayaan masyarakat lokal.

Salah satu penjual Martha mengatakan dengan adanya pasar PLBN yang rutin di hari Selasa, Ia dapat menjajakan berbagai kebutuhan masyarakat sehingga tidak bergantung sepenuhnya di pusat-pusat perdagangan seperti ke Atambua.

Martha menambahkan, keberadaan pasar dipandang sebagai ruang tumbuh bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), karena dapat memanfaatkan peluang tersebut untuk mengembangkan usaha, meningkatkan pendapatan keluarga, serta memperluas jaringan pemasaran produk lokal.

“Kami sangat terbantu dengan adanya pasar PLBN, karena dapat menjual berbagai kebutuhan, meskipun hanya dibuka hari Selasa, namun karena lokasi yang strategis, dimana yang berbelanja tidak hanya masyarakat perbatasan tetapi juga warga tetangga Timor Leste, dengan hasil yang menjanjikan bagi kami pedagang lokal ucap Martha, pada Selasa 15 September 2026.

Mengenai fasilitas pelayanan, Martha mengakui bahwa pengelolaan Pasar PLBN Mota’ain terus memperhatikan kebutuhan para pedagang dan berharap terus berkelanjutan untuk terus memberikan dukungan berupa penyediaan fasilitas yang memadai, kebersihan pasar, kenyamanan pengunjung, serta penataan tempat usaha dinilai penting untuk menciptakan lingkungan perdagangan yang aman dan menarik.

Sementara itu salah satu pembeli Yulita warga Desa Silawan mengaku sangat terbantu dengan kehadiran pasar rutin hari Selasa di PLBN Motaain karena lebih hemat biaya dan efisiensi waktu dalam membelanjakan kebutuhan rumah tangga.

“Dengannya adanya pasar ini, kami tidak perlua mengeluarkan biaya tambahkan seperti ojek ke Atambua, karena koordinasi yang baik pihak PLBN dan lintas sektor, apa yang kami butuhkan telah disediakan dengan baik,untuk pasar dan pelayanan publik lainnya, semoga semua tetap terjalin dengan baik karena kami sangat terbantu,” ucap Yulita

Yulita berharap, keberadaan pasar ini, terus dikembangkan melalui kolaborasi antara pengelola PLBN, pemerintah daerah dan instansi berkaitan lainnya, karena membantu pembeli juga keberadaannya mampu menjadi ruang tumbuh ekonomi perbatasan, memperkuat pemberdayaan masyarakat lokal, serta mendukung terwujudnya kawasan perbatasan yang semakin maju dan sejahtera.

Sementara itu Kepala administrator pengelola PLBN Motaain Maria Fatima Rika, S.STP, melalui Kasubid Pengembangan Kawasan PLBN Motaain, George Yorison Amtiran, S.Kom menyampaikan bersyukur dengan beragam tanggapan positif dari masyarakat artinya keberadaan pasar di PLBN, memberikan manfaat langsung bagi masyarakat di beranda batas negara, dari hasil ini pihaknya menyatakan komitmen nyata pemerintah untuk terus menjadikan kawasan perbatasan sebagai simpul pertumbuhan ekonomi yang inklusif serta memperkuat ekosistem ekonomi lokal untuk kesejahteraan masyarakat di perbatasan. (KM)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....