Pariwisata Alor Tumbuh 9,14 Persen, Ekonomi Lokal Didorong
- 25 Agt 2026 07:56 WIB
- Atambua
RRI.CO.ID, Alor - Sektor pariwisata Kabupaten Alor menunjukkan pertumbuhan positif dan semakin berpotensi menjadi penggerak ekonomi daerah. Pada 2025, lapangan usaha penyediaan akomodasi dan makan minum tumbuh sebesar 9,14 persen, lebih tinggi dibandingkan pertumbuhan ekonomi Kabupaten Alor secara keseluruhan yang mencapai 4,57 persen.
Wakil Bupati Alor, Rocky Winaryo, mengatakan pertumbuhan tersebut tidak terlepas dari kekayaan alam, laut, budaya, adat istiadat, dan berbagai destinasi wisata yang dimiliki daerah. Potensi tersebut dinilai dapat menjadi modal penting untuk meningkatkan aktivitas ekonomi masyarakat.
“Pemerintah Kabupaten Alor terus mendorong pariwisata sebagai salah satu penggerak ekonomi daerah karena Alor memiliki kekayaan alam, laut, budaya, adat istiadat dan destinasi wisata yang menjadi modal besar untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” ujar Rocky. Senin, 24 Agustus 2026.
Jumlah wisatawan juga menunjukkan peningkatan dalam tiga tahun terakhir, dari 20.767 orang pada 2023 menjadi 21.497 orang pada 2024 dan mencapai 24.706 orang pada 2025. Pertumbuhan kunjungan tersebut menjadi peluang bagi berbagai usaha masyarakat yang berkaitan langsung maupun tidak langsung dengan aktivitas wisata.
“Kita tidak boleh hanya mengejar jumlah wisatawan, tetapi harus mengejar nilai ekonomi yang ditinggalkan di setiap hotel dan homestay yang terisi, pelaku kuliner lokal yang mendapatkan pembeli, transportasi yang bergerak, serta produksi pertanian, perikanan dan kerajinan masyarakat,” katanya.
Menurut Rocky, keberhasilan pariwisata tidak cukup diukur dari jumlah wisatawan yang datang, tetapi juga dari besarnya manfaat ekonomi yang tinggal di daerah. Karena itu, hotel, homestay, kuliner, transportasi, pertanian, perikanan, kerajinan, dan usaha masyarakat perlu terhubung dalam rantai ekonomi pariwisata.
Pemerintah Kabupaten Alor akan terus mendorong pariwisata berbasis masyarakat dengan memanfaatkan kekayaan alam dan budaya daerah secara berkelanjutan. Dengan demikian, peningkatan kunjungan wisatawan diharapkan mampu membuka lapangan usaha, meningkatkan pendapatan masyarakat, dan memperkuat perekonomian lokal.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....