Pemda Belu dan Polres Salurkan Bantuan Kloter II kepada Korban Gempa Bumi di Flores
- 26 Agt 2026 14:08 WIB
- Atambua
RRI.CO.ID, Atambua - Pemerintah Kabupaten Belu bersama Kepolisian Resor Belu kembali melaksanakan pendistribusian bantuan kemanusiaan kloter kedua (II) untuk korban bencana di Flores, Nusa Tengara Timur yang dimuat 1 unit truk yang berisi sembako, beras, selimut pakaian dan kebutuhan perempuan.
Kegiatan pelepasan bantuan kloter II dihadiri Wakil Bupati Belu, Kapolres Belu beserta jajarannya dan Kalak BPBD bersama staff di halaman kantor Polres Belu, pada Rabu 26 Agustus 2026.
Bantuan kloter kedua ini merupakan kelanjutan dari aksi solidaritas yang sebelumnya dilakukan penyaluran bantuan kloter pertama yang telah diberangkatkan dan telah disalurkan kepada korban bencana gempa bumi.

Wakil Bupati Belu, Vicente Hornai Gonsalves, menyampaikan bahwa pendistribusian bantuan logistik kloter II kepada korban gempa bumi di Flores merupakan wujud nyata perhatian dan kepedulian Pemerintah Kabupaten Belu, Polres Belu bersama masyarakat terhadap warga yang terdampak bencana.
Menurutnya, melalui bantuan ini dapat meringankan beban para korban sekaligus menjadi bentuk solidaritas masyarakat Kabupaten Belu bagi saudara-saudara yang sedang menghadapi kondisi sulit akibat bencana gempa bumi di Flores.
Vincente menambahkan, pengiriman kloter kedua merupakan tahap akhir dari kolaborasi Pemkab Belu dan Polres Belu, kendati demikian Pemda tidak menutup kemungkinan untuk terus menerima donasi dari warga yang ingin membantu dengan membuka pelayanan di Kantor BPBD Kabupaten Belu.
“Pelepasan kloter II, merupakan kloter terakhir kolaborasi, namun Pemda Belu tetap membuka donasi bagi masyarakat yang akan menyalurkan bantuan, dapat langsung ke kantor BPBD Belu,” ucap Vicente Hornai Gonsalves.
Pada kesempatan yang sama, Kapolres Belu AKBP I Gede Putra Astawa menambahkan, penyaluran logistik tahap II merupakan hasil akumulasi penggalangan donasi yang dilakukan seluruh jajaran Polsek di wilayah Kabupaten Belu. Bantuan tersebut menjadi bentuk kepedulian jajaran kepolisian terhadap masyarakat yang terdampak bencana gempa bumi di Flores.
Ia menyampaikan, terkumpulnya berbagai bantuan tersebut juga tidak terlepas dari partisipasi aktif masyarakat Kabupaten Belu yang turut memberikan dukungan melalui donasi. Menurutnya, kolaborasi antara kepolisian dan masyarakat menunjukkan kuatnya semangat solidaritas serta kepedulian kemanusiaan untuk membantu meringankan beban para korban bencana di Flores.
Sementara itu Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Belu drg. Ansilla Maria Eka Mutty, menyampaikan bantuan kloter pertama yang dikirim sebelumnya telah tiba di Flores dan diterima oleh BPBD Provinsi NTT kemudian dengan gerak cepat langsung terjun dan menyalurkan ke titik-titik pengungsian, termasuk di Kabupaten Ende.

Ansilla menegaskan seluruh mekanisme penyaluran logistik menerapkan prosedur satu pintu melalui BPBD Provinsi NTT di Kupang agar pendistribusian di lapangan terarah dan tepat sasaran.
“ Tentunya kita mengoptimalkan segala langkah yang tepat untuk membantu saudara-saudara kita di Flores,” ucap Ansila.
Ansila menambahkan, meskipun pengiriman massal kolaborasi Pemda Belu dan Polres Belu diberhentikan kloter II, Posko Peduli Flores di Kantor BPBD Belu tetap terbuka untuk menerima bantuan dari warga secara mandiri yang terus disalurkan.
Selain itu, pihaknya juga mengeluarkan himbaun terkait jenis bantuan yang diprioritaskan berdasarkan hasil peninjauan lapangan kebutuhan utama korban yang terdampak seperti air mineral, beras, kebutuhan bayi, pembalut, selimut, terpal, obat-obatan, serta makanan siap saji seperti mie instan dan abon.
Dirinya juga mengajak Masyarakat yang hendak menyalurkan donasi dapat langsung menyambangi Kantor BPBD Kabupaten Belu untuk selanjutnya diatur jadwal pengirimannya menuju Kupang. (KM)
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....