Pemkab TTU-Bulog Launching Beras Rawan Pangan Sebanyak 1.180.059 Kg Bagi 43.445 KK
- 23 Agt 2026 08:05 WIB
- Atambua
RRI.CO.ID, Kefamenanu - Pemerintah Kabupaten Timor Tengah Utara bekerjasama dengan Bulog Kantor cabang Atambua melaunching bantuan beras rawan pangan bagi masyarakat TTU periode Juli hingga September 2026 yang berpusat di Kantor Lurah Kefamenanu Tengah pada Jumat 21 Agustus 2026.
Bupati TTU Yosep Falentinus Delasalle Kebo, saat melaunching bantuan beras rawan pangan menyebut bahwa masyarakat sebagai sasaran penerima secara keseluruhan mencapai 43.445 kepala keluarga. Dari jumlah tersebut setiap kepala keluarga menerima 30 Kilo gram beras karena menerima bantuan untuk 3 bulan sekalian periode Juli hingga September 2026", kata Pendiri Ormas Beta Timor ini.
Jadi selaku Bupati TTU, ia menyampaikan terima kasih kepada pemerintah pusat melalui Badan Pangan Nasional dan Perum Bulog, sehingga bantuan beras rawan pangan dapat disalurkan ke masyarakat TTU sebagai penerima manfaat dan tepat waktu.
"Penerima bantuan beras rawan pangan tersebut merupakan bagian dari pelayanan pemerintah daerah kepada masyarakat. Tetapi perlu diingat bahwa bantuan pangan ini bukan pengganti kerja keras masyarakat. Bantuan pangan ini harus dimaknai sebagai jembatan menuju kemandirian dan jangan sampai membuat masyarakat bergantung dan kehilangan semangat untuk berusaha atau bekerja lebih giat", kata Bupati Falent.
Bupati Falent menekankan kepada setiap camat, lurah dan kepala desa supaya memperhatikan proses penyaluran bantuan pangan tersebut. Sehingga program tersebut dilakukan dengan tertib, tepat sasaran, transparan dan dapat dipertanggungjawabkan. Jangan sampai ada beras bantuan yang tidak sampai kepada orang yang berhak menerimanya.
"Jangan pula ada keluarga yang seharusnya menerima, tetapi justru terlewati karena persoalan administrasi atau pendataan. Selain itu, proses penyaluran bantuan pangan harus dilakukan dengan cara yang sederhana dan tidak menyulitkan masyarakat. Sebab bantuan beras rawan pangan merupakan hak masyarakat yang telah ditetapkan sebagai penerima manfaat dan tugas pemerintah adalah memastikan hak tersebut sampai kepada masyarakat dengan baik", kata Bupati Falent tegas.
Sementara Ariyanti Djati Analis Ketahanan Pangan di Dinas Ketahanan Pangan saat diwawancarai RRI.CO.ID mengatakan bahwa beras rawan pangan ini per bulan 10 Kilogram sehingga untuk periode Juli hingga September ini setiap penerima akan mendapat 30 Kg.
"Jadi untuk periode saat ini beras rawan pangan yang dilaunching sebanyak 1.180.059 Kilogram dan akan didistribusikan ke masyarakat TTU sebanyak 43.445 penerima bantuan. khususnya warga kelurahan Kefamenanu Tengah, akan menerima 12.690 Kilogram dan diperuntukkan bagi 423 orang penerima manfaat.
Sementara Bernadeta Bani, selaku penerima bantuan beras rawan pangan mengaku bersyukur dan berterima kasih kepada Pemerintah Pusat hingga Pemkab TTU. Karena bantuan beras tersebut sangat membantunya sebagai masyarakat terlebih ibu rumah tangga. Sebagai masyarakat kecil di kelurahan Kefamenanu Tengah ia mengaku sangat terbantu dengan penyaluran bantuan pangan tersebut", ujar Bernadeta.
"Saya sangat terbantu karena beras pangan itu jumlahnya 30 Kilogram dan 6 liter minyak goreng. Apalagi saat ini ekonomi masyarakat juga sangat lemah terlebih NTT saat ini tertimpa bencana gempa bumi di Flores. Tetapi pemerintah pusat hingga daerah tetap membantu masyarakat khususnya TTU dengan beras sebanyak 30 Kilogram", ujar Bernadeta (SK).
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....