Peduli Gempa Flores Personil Muslim Polres TTU-Umat Muslim Gelar Doa Bersama
- 22 Agt 2026 17:40 WIB
- Atambua
RRI.CO.ID, Kefamenanu - Sebagai wujud kepedulian dan solidaritas kemanusiaan terhadap masyarakat Flores yang terdampak bencana gempa bumi, umat Muslim di internal Polres TTU dan yang bermukim dalam Kota Kefamenanu melakukan doa bersama. Selain doa bersama, momentum itu juga sebagai ajakan berdonasi bagi umat muslim yang berkelebihan supaya membantu kesulitan masyarakat Flores serta pemulihan pasca bencana.
Kegiatan tersebut diikuti oleh jamaah Masjid Agung Nurul Falah Kefamenanu, Ketua PHBI Kabupaten TTU, Kasat Intelkam Polres TTU, serta personel Polres TTU yang beragama Islam. Kebersamaan tersebut menjadi gambaran bahwa kepedulian terhadap korban bencana merupakan tanggung jawab kemanusiaan yang dapat diwujudkan oleh seluruh elemen masyarakat.
Doa bersama personil Muslim Polres Timor Tengah Utara dan umat Muslim Kabupaten TTU khususnya Kota Kefamenanu untuk korban gempa bumi Flores berlangsung di Masjid Agung Nurul Falah Kota Kefamenanu, pada Jumat 21 Agustus 2026 setelah pelaksanaan Shalat Jumat. Doa tersebut dipimpin oleh Ketua MUI Kabupaten TTU, Drs. H. M. Ali Kosah, selaku Imam Shalat Jumat.
Haji Ali Kosah pada kesempatan itu menyampaikan bahwa, doa bersama ini menjadi momentum bagi personil Muslim Polres TTU dan umat Muslim Kabupaten TTU untuk bersama-sama memanjatkan doa bagi saudara-saudara di wilayah Flores yang sedang menghadapi musibah bencana gempa bumi.
Kegiatan ini sekaligus menjadi bentuk nyata kepedulian Polri melalui Polres TTU terhadap masyarakat yang sedang mengalami situasi sulit akibat bencana alam.
"Kita memanjatkan doa agar masyarakat Flores yang terdampak gempa bumi senantiasa diberikan keselamatan, kekuatan, kesehatan, ketabahan, serta perlindungan dari Tuhan Yang Maha Esa. Doa juga dipanjatkan bagi keluarga korban agar diberikan keikhlasan dan kekuatan dalam menghadapi cobaan. Sementara masyarakat yang kehilangan tempat tinggal maupun harta benda diberikan keteguhan hati untuk kembali bangkit dan menata kehidupan mereka", kata Haji Ali Kosah.
Ketua MUI Kabupaten TTU ini melanjutkan bahwa personil Muslim Polres TTU bersama umat Muslim Kabupaten TTU turut mendoakan agar seluruh proses penanganan pascabencana, evakuasi, pendataan, pemulihan, hingga pembangunan kembali wilayah terdampak dapat berjalan dengan lancar. Kita juga berharap, kondisi masyarakat di Flores dapat segera pulih dan kehidupan kembali berjalan normal.
Sementara Kapolres TTU, AKBP Eliana Papote, S.I.K.,M.M menyatakan doa bersama bukan sekadar kegiatan keagamaan, tetapi juga merupakan bentuk dukungan moral dan moril kepada saudara-saudara di Flores. Di tengah kondisi sulit yang mereka hadapi, doa dan perhatian dari masyarakat di wilayah lain diharapkan dapat menjadi sumber kekuatan serta memberikan semangat agar para korban tidak merasa sendiri dalam menghadapi musibah.
Kapolres TTU mengatakan, melalui kegiatan tersebut, pihaknya mengajak seluruh masyarakat untuk terus memperkuat rasa kepedulian dan semangat gotong royong. Bagi masyarakat yang memiliki kemampuan, donasi secara sukarela dan secukupnya sangat diharapkan untuk membantu meringankan beban saudara-saudara di Flores yang terdampak gempa bumi.
"Bantuan tidak harus dalam jumlah besar. Kepedulian sekecil apa pun, apabila dilakukan bersama-sama, dapat menjadi kekuatan besar untuk membantu memenuhi kebutuhan para korban serta mendukung proses pemulihan dan pembangunan kembali wilayah yang terdampak bencana", ujar alumni SMA Negeri 1 Kupang ini.
Ia menegaskan bahwa Polri hadir tidak hanya untuk menjaga keamanan dan ketertiban, tetapi juga hadir dalam setiap persoalan kemanusiaan yang dihadapi masyarakat. Melalui doa, dukungan, kepedulian, dan bantuan nyata, Polres TTU bersama masyarakat Kabupaten TTU ingin menyampaikan pesan bahwa saudara-saudara di Flores tidak sendirian menghadapi musibah ini. Semoga Flores segera pulih, bangkit, dan kembali berdiri kuat", ujar AKBP Eliana (SK).
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....