Polres TTU Droping Logistik Dasar Jilid II Bersamaan dengan Pemkab TTU ke Flores

  • 04 Sep 2026 21:59 WIB
  •  Atambua

RRI.CO.ID, Kefamenanu - Aksi kemanusiaan jilid dua yang dilakukan oleh Polres Timor Tengah Utara (TTU) merupakan wujud nyata kepedulian dan solidaritas antardaerah untuk meringankan beban saudara-saudara kita yang menjadi korban gempa di Pulau Flores. Karena itu, Posko Bencana Polres TTU menghimpun bantuan berupa dua ton beras, mi instan, air mineral, susu formula, popok bayi dan lainnya.

‎Semua bantuan kemanusiaan itu, dimuat ke dalam 2 truk untuk didroping ke Pemda Kabupaten TTU sebagai langkah krusial agar pasokan logistik dasar dapat segera didistribusikan ke area pengungsian yang membutuhkan. Bantuan ini melengkapi rangkaian dukungan sosial yang sebelumnya juga telah disalurkan oleh Forkopimda TTU, termasuk penyerahan bantuan dana tunai dan logistik langsung oleh Kapolres TTU dan Bupati TTU ke wilayah terdampak seperti di Kabupaten Ende dan Nagekeo.

‎Kapolres TTU, AKBP Eliana Papote, S.I.K.,M.M saat diwawancarai awak media di Posko Bencana halaman Mapolres pada Jumat 4 September 2026 menyampaikan bahwa semenjak tanggal 15 Agustus 2026 lalu pihaknya memerintahkan jajarannya supaya membantu saudara-saudara yang terdampak gempa Flores. Aksi penggalangan dana dilakukan pada tanggal 22 Agustus di area Car free day, kemudian dilanjutkan bersama para seniman melakukan konser amal.

‎"Saat ini berbagai logistik dasar seperti beras, mi instan, air mineral, susu formula, popok bayi dan lainnya merupakan sumbangan dari personil Polres TTU, para seniman, Forkopimda dan berbagai kalangan masyarakat TTU supaya dikirim ke lokasi Gempa Flores", ujar AKBP Eliana.

‎Kapolres TTU melanjutkan bahwa, semua bantuan kemanusiaan bagi korban gempa Flores rencananya akan diluncurkan oleh Pemda TTU supaya didistribusikan ke Flores. Karena sebelumnya pada tanggal 31 Agustus lalu ia bersama Bupati TTU Yosep Falentinus Dellasale Kebo dan jajaran telah menyerahkan bantuan tunai sebesar Rp 135 juta dan yang menerimanya adalah Bupati Nagekeo. Sedangkan bantuan logistik dasar diserahkan ke Polres Ende supaya disalurkan ke warga terdampak gempa", ujar AKBP Eliana.

‎Khusus bantuan logistik dasar jilid II akan dikirim ke Polres Ende, kemudian bantuan tersebut akan didistribusikan oleh Polres Ende yang lebih mengetauhui titik-titik bencana gempa yang belum tersentuh bantuan. Karena banyak tempat yang tertimpa Gempa Flores belum terjangkau bantuan dan Polres Ende lebih memahami lokasi-lokasi yang belum dijangkau itu supaya bantuan bisa merata", ujar mantan alumni SMA Negeri 1 Kupang ini.

‎"Bantuan logistik bagi korban gempa Flores tidak boleh fokus pada salah satu posko saja. Karena sangat kasian kalau bantuan hanya di salah satu Posko Bencana maka masyarakat yang lainnya tidak kebagian bantuan. Apalagi saat berada di Ende saya selaku Kapolres TTU menyaksikan langsung banyak masyarakat telah kembali ke rumah mereka. Tetapi tidak masuk ke dalam rumah karena takut dengan gempa susulan sehingga masyarakat membangun posko mandiri di samping rumah mereka. Masyarakat yang kondisinya seperti ini perlu mendapat bantuan", ujar AKBP Eliana.

‎Ia menambahkan bahwa sinergi antara Polres TTU dan Pemda TTU memastikan proses pengangkutan dari daratan Timor menuju Flores dapat berjalan secara terstruktur dan tepat sasaran. Logistik dasar yang akan dikirim nanti lewat Kapal Laut setelah peluncurannya besok", kata Kapolres TTU (SK).

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....