Politik Uang Dinilai Ancaman Serius Demokrasi Kabupaten Alor
- 13 Agt 2026 06:31 WIB
- Atambua
RRI.CO.ID, Alor - Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Alor mengingatkan masyarakat agar mewaspadai politik uang yang dinilai menjadi salah satu ancaman serius bagi kualitas demokrasi.
Peringatan tersebut disampaikan Ketua Bawaslu Kabupaten Alor, Orias Langmau, dalam kegiatan Konsolidasi Demokrasi di Aula Kantor Desa Alila Selatan, Kecamatan Alor Barat Laut. Senin, 10 Agustus 2026.
Orias mengatakan kedaulatan berada sepenuhnya di tangan rakyat sehingga setiap warga harus mendapat ruang menentukan pilihan berdasarkan hati nurani tanpa tekanan maupun intimidasi.
“Politik uang merupakan ancaman paling destruktif bagi iklim demokrasi karena dapat merusak nilai demokrasi dan berpengaruh terhadap kualitas pelayanan publik,” ujar Orias.
Menurutnya, politik uang berpotensi menyingkirkan calon-calon berintegritas yang tidak memiliki kekuatan finansial besar, sehingga masyarakat perlu bersama-sama mencegah praktik transaksional tersebut.
“Kami mengimbau seluruh lapisan masyarakat untuk turut aktif menjadi pengawas partisipatif demi menjaga martabat daerah kita, karena demokrasi yang sehat hanya bisa lahir dari proses yang jujur dan adil,” tegasnya.
Selain politik uang, Orias juga mengingatkan masyarakat terhadap netralitas ASN, penyebaran hoaks, ujaran kebencian, politisasi SARA, penggunaan tempat ibadah untuk kepentingan politik, serta penyalahgunaan kekuasaan.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....