Kepala SMPN 1 Atambua Nilai Program MBG Menghemat Pengeluaran Orang Tua
- 18 Agt 2026 23:14 WIB
- Atambua
RRI.CO.ID, Atambua - Kehadiran program Makan Bergizi Gratis (MBG) di satuan pendidikan dinilai tidak hanya memberikan manfaat bagi pemenuhan kebutuhan gizi peserta didik, tetapi juga membantu meringankan beban ekonomi orang tua.
Kepala SMP Negeri 1 Atambua Maria Magdalena Aman, S.Pd menilai program MBG memberikan dampak positif bagi keluarga, khususnya dalam mengurangi pengeluaran harian orang tua untuk menyediakan makanan bagi anak.
Magdalena mengatakan dengan terlaksananya program MBG, dinilai tepat sasaran karena latar belakang siswa yang sebagian besar berasal dari keluarga dengan ekonomi menengah ke bawah. Kini semua siswa dapat menikmati makanan bergizi gratis setiap hari sekolah.
Ia menambahkan, melalui program ini,orang tua tidak lagi sepenuhnya memikirkan biaya konsumsi anak selama mengikuti kegiatan pembelajaran di sekolah, dan dapat mengalihkan pada kebutuhan lainnya.
“Kebanyakan anak-anak kami berada dalam kategori ekonomi menengah ke bawah, sehingga sangat membantu mereka, dengan itu kehadiran Makanan Berguizi Gratis di sekolah ikut mengurangi beban pengeluaran orang tua dan mengemat uang jajan anak,” ucap Magdalena Aman, Selasa 18 Agustus 2026.
Selain membantu dari sisi ekonomi, program MBG juga memberikan manfaat ganda, karena selain mendukung pemenuhan kebutuhan gizi anak, namun juga mampu meningkatkan semangat belajar anak serta mememinimalisir absensi di sekolah.
Kepala SMP Negeri 1 Atambua berharap pelaksanaan MBG dapat terus berjalan secara konsisten dengan memperhatikan kualitas, kebersihan, keamanan, serta kandungan gizi makanan yang diberikan kepada peserta didik.
Menurutnya, keberlanjutan program perlu didukung dengan pengawasan dan koordinasi yang baik antara pihak sekolah, penyedia makanan, pemerintah, serta orang tua sehingga manfaat MBG dapat dirasakan secara maksimal.
Dengan demikian, kehadiran MBG diharapkan tidak hanya menjadi upaya meningkatkan kualitas kesehatan dan gizi peserta didik, tetapi juga menjadi bentuk intervensi sosial yang memberikan manfaat nyata bagi keluarga, khususnya dalam membantu meringankan beban ekonomi orang tua. (KM)
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....