PKM Unimor di Tohe, Dorong Ekonomi Masyarakat lewat Penguatan Kopdes Merah Putih

  • 31 Jul 2026 07:47 WIB
  •  Atambua

RRI.CO.ID, Atambua - Mahasiswa Universitas Timor (Unimor) Fakultas Ilmu Sosial dan Politik melaksanakan Praktik Kerja Mahasiswa (PKM) di Desa Tohe, Kecamatan Raihat, Kabupaten Belu, yang akan berlangsung selama 3 minggu. kehadiran 7 orang mahasiswa ini akan memberikan ide dan gagasan serta praktik nyata dalam mendukung pembangunan desa yang berkelanjutan

Dengan mengusung tema “Pemberdayaan Ekonomi Masyarakat Desa melalui Pendekatan Koperasi Desa Merah Putih dan Analisis Potensi serta Peluang dan Tantangan, “ menjadi poin utama bagi PKM Unimor untuk menyelaraskan segala potensi dan tantangan sekaligus memberikan masukan konstruktif sebagai upaya nyata dalam mendorong kemandirian ekonomi masyarakat berbasis potensi lokal.

Wakil koordinator PKM Universitas Unimor Putri Liqwina Tamonob menyampaikan pihaknya telah merancangkan program kerja strategis yang diawali dengan observasi fisik lapangan, langkah ini tidak sekadar mengumpulkan data, tetapi juga menjadi ruang dialog antara akademisi dan masyarakat, dalam menggali semua potensi yang ada untuk dimanfaatkan.

Ia mengatakan, pihaknya berupaya memetakan potensi unggulan desa, mulai dari sektor pertanian, perternakan, perikanan dan UMKM yang selama ini belum terkelola secara optimal, untuk diselaraskan dengan penguatan ekonomi masyarakat berbasis Koperasi Desa Merah Putih.

“Observasi lapangan dimaksudkan untuk mengidentifikasi sumber daya alam, sarana fisik desa yang dapat dimanfaatkan sebagai basis pengembangan usaha koperasi desa merah putih di Desa Tohe,” kata Putri Liqwina Tamonob pada Kamis 30 Juli 2026.

Sementara itu untuk mengenai program kerja unggulan kedua, pihaknya akan melakukan wawancara bersama tokoh masyarakat dan pengurus Kopdes terkait pemetaan non fisik yang berkaitan SDM dan kelembagaan untuk mendapatkan informasi valid mengenai Sumber Daya Manusia (SDM) , kelembagaan budaya, dinamika sosial dalam mendukung keberlangsung Koperasi Desa Merah Putih.

“Setelah mendapatkan semua data tersebut, kita akan mengkomplikasikan sesuai pemetaan unggulan di Desa Tohe dengan Koperasi Desa Merah Putih, untuk pemberdayaan ekonomi masyarakat,” ujar Putri Liqwina Tamonob.

Menurut, Putri Liqwina Tamonob koperasi dipilih sebagai instrumen utama karena dinilai mampu memperkuat posisi tawar masyarakat. Dengan sistem kolektif, masyarakat dapat mengakses permodalan, meningkatkan kapasitas produksi, serta memperluas jangkauan pemasaran secara lebih efektif.

Putri Liqwina Tamonob, mengatakan Desa Tohe memiliki sejumlah potensi unggulan, yang dapat diselaraskan dengan Koperasi Desa Merah Putih, terutama Desa Tohe berada di garis perbatasan dengan peluang yang menguntungkan, Ia optimistis melalui pengelolaan yang tepat maka akan meningkatkan taraf hidup ekonomi yang berkelanjutan.

“Kami melihat semangat masyarakat cukup tinggi, tinggal bagaimana dikelola dalam satu wadah yang kuat seperti koperasi,” kata Putri Liqwina Tamono.

Dirinya optimis dengan segala interaksi yang terbangun selama observasi juga membuka berbagai persoalan mendasar, menjadi catatan penting bagi tim PKM dalam merancang program lanjutan yang lebih terarah, dalam mendukung pembangunan berkelanjutan yang berdampak langsung terhadap kesejahteraan masyarakat. (KM)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....