PKM FISIP Unimor Dorong Kemandirian Ekonomi Lokal Melalui Penguatan KDMP
- 05 Agt 2026 13:46 WIB
- Atambua
RRI.CO.ID, Atambua - Universitas Timor (Unimor) Fakultas Ilmu Sosial dan Politik menerjunkan sebanyak 380 mahasiswa yang menyebar di tiga kabupaten di wilayah perbatasan, yakni Kabupaten Belu, Malaka dan Kabupaten Timor Tengah Utara dalam pelaksanaan Praktik Kerja Mahasiswa (PKM) tahun 2026/2027.
Kegiatan PKM yang mengusung tema “Pemberdayaan Ekonomi Masyarakat Desa melalui Pendekatan Koperasi Desa Merah Putih dan Analisis Potensi serta Peluang dan Tantangan, “ menjadi poin utama bagi PKM Unimor dalam menyelaraskan segala potensi dan tantangan, sekaligus memberikan konstribusi nyata dalam mendorong kemandirian ekonomi masyarakat berbasis potensi lokal.
Wakil Dekan Bidang Akademik dan Kemahasiswaan Fakultas Ilmu Sosial dan Politik, Universitas Timor (Unimor) Agustinus Longa Tiza,S.Sos.,M.AP mengatakan tema tersebut dipilih dengan mempertimbangkan kondisi riil di lapangan, dan upaya nyata dalam mendorong peningkatan ekonomi lokal dengan program strategis pemberdayaan.
Menurut Agustinus Longan Tiza, pendekatan ini bertujuan untuk menggerakkan ekonomi dari akar rumput secara cepat dalam mendorong kemandirian desa, sekaligus membedah peran strategis koperasi desa, dalam pemetaan potensi lokal serta melakukan analisis peluang dan tantangan dalam mendongkrak potensi ekonomi lokal.
“ Dalam praktiknya mahasiswa akan melakukan pemetaan potensi lokal serta menganalisis peluang dan tantangan yang ada, sehingga mampu memberikan masukan konstruktif bagi penguatan ekonomi desa,” ujar Agustinus Longa Tiza kepada rri.co.id Selasa 04 Agustus 2026.

Ia menambahkan, dengan pendekatan Koperasi Desa Merah Putih dinilai efektif dalam mendorong pemberdayaan ekonomi masyarakat desa. Hal ini karena koperasi berfungsi sebagai agregator ekonomi kerakyatan yang terintegrasi, sekaligus mampu memutus rantai distribusi yang merugikan (tengkulak) bagi petani atau pelaku usaha kecil.
Dari perspektif akademisi, lanjut Agustinus, program PKM menjadi bagian dari pengabdian kepada masyarakat sekaligus laboratorium hidup bagi mahasiswa dan dosen dalam mengaplikasikan ilmu pengetahuan secara langsung di tengah masyarakat.
“Melalui kegiatan ini, mahasiswa tidak hanya belajar secara teoritis, tetapi juga terlibat langsung dalam praktik Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya dalam menganalisis dan mengembangkan potensi desa sebagai penguatan ekonomi lokal di wilayah perbatasan,” jelas Agustinus Longa Tiza.

Adapun strategi yang diterapkan dalam pelaksanaan PKM ini meliputi penguatan tata kelola koperasi yang transparan, penyesuaian unit usaha dengan potensi lokal, serta pendampingan sumber daya manusia melalui partisipasi aktif anggota koperasi.
“Dengan strategi yang tepat, diyakini semua akan berjalan dengan optimal demi peningkatan ekonomi lokal masyarakat di perbatasan, sekaligus mendorong kesejahteraan keluarga,” ucap Agustinus Longa Tiza.
Ia juga berpesan kepada seluruh mahasiswa agar dapat menjalankan tugas dengan penuh tanggung jawab dan memberikan dampak positif bagi masyarakat di lokasi penempatan, dengan itu kehadiran memberikan kontribusi penting untuk perubahan dan kemajuan masyarakat dan Desa dalam penguatan ekonomi lokal yang diselaraskan dengan Koperasi Desa Merah Putih. (KM)
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....