Perpustakaan Alor Perkuat Budaya Literasi Masyarakat
- 30 Jul 2026 09:10 WIB
- Atambua
RRI.CO.ID, Alor - Budaya literasi dinilai menjadi kunci dalam membangun karakter bangsa sekaligus menyiapkan generasi emas Indonesia pada 2045. Untuk itu, Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Kabupaten Alor terus mendorong berbagai program literasi guna meningkatkan minat baca masyarakat di tengah perkembangan teknologi dan perubahan pola hidup.
Kepala Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Kabupaten Alor, Ridwan Iho, mengatakan perubahan zaman telah menghadirkan peradaban baru yang perlu diimbangi dengan penguatan nilai-nilai literasi. Menurutnya, pemerintah memiliki tanggung jawab besar untuk mengembalikan budaya membaca sebagai bagian dari pembentukan karakter generasi muda.
"Program Indonesia Emas 2045 memberikan ruang yang besar kepada semua kalangan, termasuk orang tua, untuk menyiapkan generasi emas. Karena itu, kami terus mengemas berbagai program literasi, termasuk lomba-lomba, sebagai bagian dari upaya mengembalikan nilai-nilai peradaban yang telah menjadi karakter bangsa," ujar Ridwan Iho. Rabu, 29 Juli 2026.
Ridwan menjelaskan, berdasarkan data yang dimiliki Dinas Kearsipan dan Perpustakaan, tingkat kunjungan masyarakat ke perpustakaan di Kabupaten Alor masih tergolong rendah. Kondisi geografis Alor sebagai daerah kepulauan menjadi salah satu faktor yang membatasi akses masyarakat terhadap perpustakaan daerah di Kalabahi. Meski demikian, pemerintah terus memperluas layanan melalui pembangunan perpustakaan desa, taman bacaan masyarakat, serta penguatan perpustakaan sekolah.
Sementara itu, Penulis dan Konsultan Pendidikan, E. Nong Yonson, menilai tantangan terbesar dalam meningkatkan budaya literasi adalah rendahnya minat masyarakat mengunjungi perpustakaan dibandingkan pusat perbelanjaan maupun tempat hiburan. Menurutnya, sekolah dan keluarga memiliki peran penting dalam menumbuhkan kebiasaan membaca sejak usia dini.
"Kita tidak bisa berbohong, kunjungan ke pusat perbelanjaan dan tempat hiburan jauh lebih banyak daripada ke perpustakaan. Ketika seseorang memilih tidak datang ke gudang ilmu, sesungguhnya ia sedang mengabaikan kesempatan mempersiapkan perjalanan hidupnya melalui pengetahuan," kata E. Nong Yonson.
Melalui kolaborasi pemerintah, sekolah, keluarga, dan masyarakat, budaya literasi di Kabupaten Alor diharapkan terus berkembang. Upaya tersebut diharapkan mampu meningkatkan minat baca masyarakat sekaligus membentuk generasi yang cerdas, berkarakter, dan siap menghadapi tantangan masa depan.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....