Nautika Foundation Bekali 50 Pemuda Alor Perkuat Wisata Bahari Berkelanjutan
- 29 Jul 2026 19:08 WIB
- Atambua
RRI.CO.ID, Alor - Potensi wisata bahari Kabupaten Alor yang dikenal memiliki terumbu karang dan keanekaragaman hayati laut menjadi modal penting bagi pembangunan daerah. Untuk memastikan potensi tersebut dikelola secara berkelanjutan, Nautika Foundation menggelar Bimbingan Teknis (Bimtek) Peningkatan Kapasitas Pelaku Pariwisata untuk Penguatan Ekonomi Daerah Berkelanjutan (Wisata Bahari) yang berlangsung pada 27–29 Juli 2026 di Aula KSP Kopdit Citra Hidup Tribuana, Kalabahi. Kegiatan ini diikuti 50 pemuda dan pemudi dari lima kecamatan, yakni Teluk Mutiara, Alor Barat Laut, Alor Tengah Utara, Alor Barat Daya, dan Kabola.
Bimbingan teknis tersebut merupakan bagian dari implementasi Program Aruna Muda, sebuah inisiatif Nautika Foundation untuk membentuk generasi muda sebagai agen perubahan dalam pembangunan berkelanjutan. Selama tiga hari, peserta mendapatkan pembekalan mengenai konservasi lingkungan, pengelolaan destinasi wisata, pemberdayaan masyarakat, pengembangan UMKM, hingga kepemimpinan. Program ini dilaksanakan bekerja sama dengan Kementerian Dalam Negeri dan Wanita Selam Indonesia (WASI).
Direktur Nautika Foundation, Hansen Oei, mengatakan masa depan Kabupaten Alor tidak hanya ditentukan oleh kekayaan alam yang dimiliki, tetapi juga oleh kesiapan generasi mudanya dalam menjaga, mengembangkan, dan memanfaatkan potensi tersebut secara bertanggung jawab. Karena itu, Aruna Muda dirancang sebagai ruang bagi pemuda untuk belajar, berkolaborasi, dan mengambil peran dalam pembangunan daerah.
Menurut Hansen, Aruna Muda tidak sekadar menjadi program pelatihan, melainkan sebuah gerakan yang tumbuh dari desa dan kecamatan. Melalui gerakan tersebut, generasi muda didorong menjadi pelopor pelestarian lingkungan, pengembangan ekonomi lokal, dan penguatan pariwisata berkelanjutan.
"Aruna Muda tidak kami rancang hanya sebagai sebuah kegiatan yang selesai setelah pelatihan, tetapi sebagai sebuah gerakan yang tumbuh dari kecamatan, desa, dan masyarakat untuk melahirkan generasi muda yang menjadi penggerak perubahan bagi Alor," ujar Hansen.
Kegiatan tersebut dibuka oleh Ketua Umum Wanita Selam Indonesia (WASI), Tri Suswati Tito Karnavian, yang diwakili Wakil Ketua WASI, Tintin Riyanti. Dalam sambutan tertulisnya, ia mengatakan Kabupaten Alor merupakan salah satu permata wisata bahari Indonesia yang memiliki kekayaan terumbu karang, biota laut, budaya, dan keramahan masyarakat yang menjadi modal besar bagi pengembangan sektor pariwisata.
Menurutnya, potensi tersebut harus diimbangi dengan peningkatan kualitas sumber daya manusia, tata kelola destinasi yang baik, pelestarian lingkungan, serta kolaborasi seluruh pemangku kepentingan. Dengan demikian, pengembangan pariwisata tidak hanya meningkatkan kunjungan wisatawan, tetapi juga memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat sekaligus menjaga kelestarian ekosistem laut.
"Pembangunan pariwisata saat ini tidak lagi hanya berorientasi pada peningkatan jumlah wisatawan, tetapi harus menghadirkan pariwisata yang berkualitas, berkelanjutan, inklusif, dan mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat lokal tanpa mengabaikan kelestarian lingkungan," kata Ketua WASI dalam sambutan tertulisnya.
Sementara itu, Pelaksana Tugas Asisten II Sekretariat Daerah Kabupaten Alor, Harun Al Rasyid Miran, yang mewakili Pemerintah Kabupaten Alor, menyampaikan apresiasi kepada Nautika Foundation atas inisiatif yang melibatkan generasi muda dalam upaya menjaga ekosistem laut. Menurutnya, kolaborasi tersebut sejalan dengan komitmen pemerintah daerah untuk melestarikan kekayaan bahari Alor sebagai aset strategis yang memiliki nilai ekologis, ekonomi, dan pariwisata.
"Pemerintah Kabupaten Alor mengapresiasi kontribusi Nautika Foundation dalam mendukung pelestarian ekosistem laut. Sinergi ini perlu terus diperkuat agar kekayaan bahari Alor tetap lestari dan memberi manfaat bagi masyarakat serta generasi mendatang," ujar Rasyid
Melalui Program Aruna Muda, Nautika Foundation berharap 50 pemuda dan pemudi yang berasal dari Kecamatan Teluk Mutiara, Alor Barat Laut, Alor Tengah Utara, Alor Barat Daya, dan Kabola mampu menjadi pelopor pelestarian wisata bahari di wilayah masing-masing. Kehadiran mereka diharapkan dapat memperkuat kesadaran masyarakat dalam menjaga lingkungan pesisir dan laut, sekaligus mendorong tumbuhnya UMKM serta pengembangan pariwisata yang berkelanjutan di Kabupaten Alor.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....