Maulid Nabi 1448 H, Ketua PMII Alor Ajak Pemuda Meneladani Akhlak Rasulullah
- 26 Agt 2026 06:17 WIB
- Atambua
RRI.CO.ID, Alor - Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW yang bertepatan dengan Selasa, 25 Agustus 2026 atau 12 Rabiul Awal 1448 Hijriah, menjadi momentum bagi Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Cabang Alor untuk mengajak pemuda Islam memperkuat akhlak dan kepedulian terhadap sesama.
Ketua PMII Cabang Alor, Ramadan Leing, mengatakan peringatan Maulid Nabi tidak cukup hanya dengan mengenang kelahiran Rasulullah SAW. Momentum tersebut perlu diisi dengan upaya meneladani sikap Rasulullah dalam membangun umat, terutama melalui ilmu, persaudaraan dan kepedulian.
Menurut Ramadan, pesan tersebut penting bagi mahasiswa dan pemuda yang saat ini hidup di tengah perkembangan teknologi, media sosial dan perubahan pergaulan. Kondisi itu membuat generasi muda perlu memiliki pegangan agama agar tetap mampu menjaga sikap dan menentukan pilihan dalam kehidupan.
“Kalau kita bicara Maulid, jangan hanya sampai pada acaranya saja. Kita harus lihat diri kita juga. Sudah baik atau belum, sudah bisa jaga sikap atau belum. Dari situ kita belajar lagi dari Rasulullah, bagaimana kita bisa peduli dan bermanfaat untuk orang lain,” ujar Ramadan kepada rri.co.id, Selasa 25 Agustus 2026.
Ia mengatakan semangat hijrah juga dapat diterapkan dalam kehidupan pemuda. Perubahan itu dapat dimulai dari hal sederhana, seperti memperbaiki ibadah, lebih giat belajar, menjaga pergaulan dan meninggalkan kebiasaan yang tidak bermanfaat.
Bagi kader PMII, semangat tersebut sejalan dengan nilai Aswaja, keislaman, keindonesiaan, intelektualitas dan komitmen sosial. Nilai itu diharapkan tidak hanya dipahami dalam ruang organisasi, tetapi juga terlihat melalui sikap kader ketika berhadapan dengan masyarakat.
Ramadan menyebut mahasiswa memiliki kesempatan untuk mengambil bagian dalam berbagai persoalan di Kabupaten Alor, mulai dari pendidikan, kegiatan sosial, keagamaan hingga kepemudaan. Kehadiran kader di tengah umat, menurutnya, dapat dimulai dari hal sederhana dengan mendengar persoalan masyarakat dan ikut membantu sesuai kemampuan.
“Kita ini mahasiswa, kita punya tenaga, punya ilmu dan punya teman-teman. Jadi jangan tunggu punya jabatan baru mau berbuat. Kalau yang kita punya bisa membantu orang lain, ya kita gunakan. Itu juga bagian dari pengabdian kita sebagai kader,” katanya.
Ramadan berharap Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 Hijriah dapat mendorong pemuda Islam di Kabupaten Alor untuk terus memperbaiki diri, menjaga persaudaraan dan memperkuat kepedulian kepada umat. Ia mengajak generasi muda menjadikan keteladanan Rasulullah sebagai pedoman dalam belajar, berorganisasi dan hadir memberikan manfaat di tengah masyarakat.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....