Warga Kampung Lama Tuntuni Umanen Belu Mengeluhkan Kesulitan Air Bersih
- 22 Jul 2026 17:54 WIB
- Atambua
RRI.CO.ID, Atambua - Warga kelurahan umanen kabupaten belu tepatnya yang bermukim di sekitar Rt 10 kampung lama tuntuni setiap musim kemarau mengalami krisis air bersih. Pasalnya sampai saat ini belum tersambung layanan perpiaaan PDAM Belu. Kendati demikian warga setempat sedikit terbantu sumber mata air Fu Wen yang ada di lokasi kampung setempat.
Sumber Mata Air Fu Wen di saat memasuki musim kemaru seperti di bulan juni hingga agustus, mulai menurun debit namun masih bisa mengalirkan air bisa dimanfaatkan warga. kecuali di puncak musim kemarau biasanya terjadi di bulan oktober hingga november setiap tahun/ kekeringan melanda warga pun terpaksa membeli tangki air.
Ketua Rw 03 lingkungan Tuntuni Albert Fahik ditemui rri.co.id Senin 20 Juli 2026 mengatakan, cukup terbantu aliran air dari sumber mata air Fu Wen.
Ia mengatakan dari 21 kepala keluarga yang bermukim di lingkungan setempat hanya sekitar belasan keluarga yang masih bisa memanfaatkan pasokan air. pasalnya instalasi perpipaan yang sebelumnya terpasang sebagian sudah dirusak dan tidak bisa mengalirkan air.
“Bagian bawah ada tersumbat jadi air tidak menga;lir, belum lagi banyak perpipaan sudah tusak. Oktober-November paling terdampak. Kita terpaksa beli air tangki," ucapnya.
Ia menjelaskan sejak tahun 1990an pemerintah daerah melalui dinas pupr belu sebenarnya sudah membangun instalasi perpipaan masuk menjangkau permukiman. Terpasang menjangkau lingkungan onoboi, kantor kecamatan Atambua Barat Belu hingga Rt 01 sekitar km 6 Umanen Belu.
“Awal pemasangan air bersih warga nikmati bahkans ambungan perpipaan sampai kantor camat tidak lama berselang rusak semua pipa air macet, ini ulah oknum warga saja,” kata Albertus.
Kala itu warga bisa memanfaatkan sumber air bersih baik untuk memasak mandi cuci. itu pun tidak berselang lama mungkin hanya sebulan. Ulah oknum warga kurang bertanggungjawab dengan sengaja merusak perpipaan yang ada, menyebabkan sebagian besar rumah tangga tidak kebagian air bersih.
"Tertinggal perpipaan lama dekat sumber mata air masih bisa digunakan hanya belasan kepala keluarga," ujar Albertus.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....