Ecoenzyme NTT Dorong Petani Beralih

  • 12 Jul 2026 07:54 WIB
  •  Atambua

RRI.CO.ID, Atambua - Komunitas Ecoenzyme NTT terus mendorong petani beralih menggunakan pestisida organik untuk meningkatkan kualitas hasil panen secara berkelanjutan. Langkah tersebut dilakukan melalui pelatihan, pendampingan, serta pembagian pestisida organik kepada petani di berbagai wilayah Nusa Tenggara Timur.

Ketua Ecoenzyme NTT Charles Malelak kepada RRI Atambua, Jumat, 10 JUli 2026 mengatakan pestisida organik memberikan manfaat lebih besar dibandingkan penggunaan pestisida kimia bagi tanaman. "Kalau pestisida organik ini tidak membunuh, tetapi merusak hama dan menimbulkan kekebalan pada tanaman," kata Charles.

Ia mengibaratkan cara kerja pestisida organik seperti vaksin yang memperkuat daya tahan tanaman terhadap serangan berbagai jenis hama. Tanaman menjadi lebih sehat sehingga hama mengalami kesulitan merusak batang, daun, maupun buah yang sedang berkembang.

Ia menjelaskan penggunaan pestisida organik tidak meninggalkan residu berbahaya sebagaimana pestisida kimia yang mengandung bahan aktif beracun. "Justru kualitas hasil panen akan semakin baik karena pestisida ekoenzim tidak bersifat racun," katanya menegaskan.

Menurutnya, residu bahan aktif pestisida kimia dapat bertahan lama pada jaringan tanaman sehingga berpotensi membahayakan kesehatan manusia nantinya. Sebaliknya, pestisida organik berbasis ekoenzim lebih aman dikonsumsi karena berasal dari bahan alami yang difermentasi dengan benar.

Meski demikian, ia mengakui perubahan perilaku petani dari penggunaan pestisida kimia menuju pestisida organik membutuhkan waktu relatif panjang. "Komunitas ini terus melakukan sosialisasi, demonstrasi lapangan, juga berikan pestisida organik secara gratis untuk para petani," ujarnya.

Hasil pendampingan menunjukkan semakin banyak petani mulai menggunakan pestisida organik karena terbukti meningkatkan produksi sekaligus kualitas hasil panen mereka. Komunitas Ecoenzyme NTT berharap inovasi tersebut semakin berkembang sehingga mendukung pertanian sehat, aman, dan berkelanjutan di daerah.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....