PGRI Cabang Khusus Belu Terbentuk Dongkrak Mutu SDM dan Literasi Numerasi

  • 13 Jun 2026 08:37 WIB
  •  Atambua

RRI.CO.ID, Atambua - Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Kabupaten Belu menggelar Konfrensi Cabang Khusus tingkat SMA/SMK dan SLB dalam melakukan pemilihan dan pelantikan pengurus cabang khusus periode 2026-2030 yang berlangsung dengan penuh khidmad di Aula SMA Katolik Suriah Atambua pada Jumat 12 Juni 2026.

Dengan terbentuknya PGRI Cabang Khusus sebagai langkah strategis dalam memperkuat peran organisasi profesi guru di wilayah perbatasan. Pembentukan kepengurusan ini mampu menjadi wadah perjuangan sekaligus penguatan kapasitas guru dalam meningkatkan mutu pendidikan.

Kepala Cabang Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) wilayah II Kabupaten Belu, TTU dan Kabupaten Malaka Dominikus Paulus Kolin, S.T., MM menyampaikan kepengurusan yang terbentuk mampu menerapkan Gerakan Meja Belajar, yakni gerakan jam belajar 1,5 jam bagi anak saat berada di rumah melalui Peraturan Gubernur (Pergub) Nomor 24 Tahun 2026.

“Dengan langkah ini memberikan kesempatan kepada anak-anak untuk lebih fokus dengan belajar tanpa memegang gawai selama 1,5 jam, ini yang terus kita dorong” ucap Paulus Kolin.

Selain itu Paul Kolin juga menyoroti kondisi dan tantangan saat ini yakni Kabupaten Belu berada posisi ketiga mengenai tingkat literasi dan numerasi sehingga ia menekankan kepada kepengurusan yang baru terbentuk untuk terus berinovasi, peningkatan kompetensi dan mendorong metode belajar yang tepat agar dapat keluar dari posisi yang ada, dalam mencerdaskan dan meningkatkan mutu pendidikan dan Sumber Daya Manusia di perbatasan.

Ia juga menegaskan guru harus menjadi ujung tombak dan orang tua menjadi pengawas yang baik bagi anak-anak melalui sinergi dan kolaborasi tingkat literasi dan numerasi di Kabupaten Belu akan mengalami perubahan.

Diakhir Paulus Kolin, menginginkan kepengurusan yang baru bekerja dengan semangat dan teruskan semangat perjuangan para guru dalam mencerdaskan anak-anak bangsa, menuju Indonesia emas 20245 mendatang.

Senada Ketua PGRI periode 2025-2030 Yanuarius Antonius Wadan Talok, S.Pd menilai dengan adanya pelantikan kepengurusan cabang khusus menjadi motor penggerak dan sayap baru dalam mendukung mimpi-mimpi PGRI untuk perubahan dan kader unggulan mampu memberikan semangat baru untuk kemajuan.

Ditegaskan dengan kepengurusan yang ada bekerja dengan all out dan out off the box untuk kemajuan pendidikan di perbatasan Kabupaten Belu dengan konsentrasi utnuk terus mendorong mutu SDM melalui peningkatan literasi dan numerasi masih perlu ditingkatkan serta

“Kepengurusan yang baru juga ada tantangan dan bagaimana mengatasinya, dengan bersinergi untuk perubahan dengan bersama kita bisa,” ucap Yanto Tallok.

Ia mengajak kepengurusan yang terbentuk terus bergerak memberikan segala sumber daya untuk teruskan ide, tekad untuk memajukan PGRI dengan berbagai masukan dan ranah positif dan konstruktif untuk pembangunan.

Ketua Cabang Khusus PGRI yang terpilih periode 2026-2030 Kepala Sekolah SMK Cartintes Atambua Yohanes Tubani.,S.Pd Gr yang menyampaikan terima kasih atas kepercayaan yang diberikan mengajak bergerak bersama menjadi wadah perjuangan hak dan kesetaraan dalam memajukan mutu pendidikan.

Dengan amanah yang diberikan ia mengajak semua untuk mendukung dan memberikan ide-ide,gagasan perubahan untuk kemajuan pendidikan. (KM)

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....