Sertifikasi Menjadi Tantangan Produk Lokal menuju Pasar Ekspor
- 28 Jun 2026 19:51 WIB
- Atambua
RRI.CO.ID, Atambua - Pelaku usaha mikro dan produsen lokal di Nusa Tenggara Timur masih menghadapi sejumlah kendala pemasaran. Tantangan tersebut muncul ketika produk dipasarkan lebih luas.
Akademisi Universitas Nusa Cendana Kupang, Siprianus G. Tefa, SE, M.Si, CRP, menilai aspek sertifikasi masih menjadi persoalan utama. Banyak produk belum memenuhi standar diperlukan.
Menurutnya, persyaratan sertifikasi nasional maupun internasional harus dipenuhi sebelum produk dipasarkan secara luas. Hal itu penting menjaga kepercayaan konsumen.
"Kalau sejauh pengamatan saya, kita masih belum memenuhi beberapa kriteria sertifikasi nasional ataupun internasional," katanya kepada RRI Atambua, Jumat, 26 Juni 2026.
Selain sertifikasi, kapasitas produksi sejumlah komoditas masih terbatas sehingga sulit memenuhi permintaan pasar besar. Kondisi tersebut menjadi hambatan pengembangan usaha.
Ia mencontohkan beberapa daerah di Flores berhasil mengembangkan komoditas hingga menembus pasar internasional. Bahkan produk kopi Flores pernah dipasarkan sampai Kanada.
"Produknya itu dijual sampai ke Kanada, berarti produk itu sudah tembus pasar internasional," ucapnya.
Ia berharap kebijakan ekspor melalui sistem layanan satu pintu dapat membantu pelaku usaha daerah. Langkah tersebut diharapkan mempermudah akses menuju pasar global.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....