Bupati TTU Apresiasi Stefano Rizki Adranacus Atas Bantuan PIP Sebanyak 1.083 Siswa
- 14 Jun 2026 07:19 WIB
- Atambua
RRI.CO.ID, Kefamenanu - Bupati TTU, Yosep Falentinus Delasalle Kebo, memberikan apresiasi tinggi atas penyaluran beasiswa PIP jalur aspirasi dari anggota DPR RI yang menyasar 1.083 siswa di wilayah TTU. Bantuan tersebut diharapkan mampu meringankan beban masyarakat serta menekan angka putus sekolah dan menjamin keberlanjutan pendidikan generasi muda", kata mantan TNI ini.
Bupati Falent juga menyampaikan terima kasih secara khusus kepada anggota DPR RI Komisi X, Stefano Rizki Adranacus dan seluruh pihak yang telah mengawal aspirasi tersebut, sehingga penyaluran beasiswa ini dapat terealisasi dengan baik untuk Kabupaten TTU.
"Mewakili Pemerintah dan masyarakat Kabupaten TTU, saya berharap program strategis seperti beasiswa PIP tidak berhenti sampai di sini. Ke depannya, kuota penerima diharapkan dapat terus ditingkatkan agar jangkauan bantuan menjadi lebih luas dan anak-anak di pelosok TTU yang kekurangan biaya bisa menikmati layanan pendidikan", kata Pendiri Ormas Beta Timor ini.
Dengan semakin banyaknya anak-anak di TTU yang tersentuh program PIP jalur aspirasi, diharapkan tidak ada lagi anak usia sekolah yang terkendala biaya untuk mengenyam pendidikan pada berbagai jenjang.
Menyikapi pencairan dana bantuan tersebut, Bupati Falent mengeluarkan imbauan tegas kepada para orang tua murid agar memanfaatkan dana PIP secara bijak, tepat sasaran, dan bertanggung jawab.
"Saat ini, kebutuhan dasar sekolah seperti pakaian seragam sudah difasilitasi oleh Pemkab TTU melalui program pembagian perlengkapan sekolah secara gratis. Jadi para orang tua diimbau mengalihkan dana PIP untuk kebutuhan penunjang lain, seperti kursus bahasa atau pelatihan keterampilan (skill) anak. Dana yang diterima harus diprioritaskan penuh untuk keperluan akademis anak yang mendesak demi kelancaran proses belajar-mengajar", ujar Bupati.
Dana PIP ini sepenuhnya adalah hak anak untuk sekolah, bukan untuk keperluan bapak atau ibu. Jangan sampai disalahgunakan, karena yang dirugikan kelak adalah masa depan anak-anak kita sendiri," ujar Bupati Falent (SK).
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....