Hama Daun Menyerang Lahan Padi Petani Kabuna Merugi Jutaan Rupiah

  • 06 Jun 2026 11:31 WIB
  •  Atambua

RRI.CO.ID, Atambua - Luasan lahan basah persawahan yang ada di wilayah Desa Kabuna Kabupaten Belu seluas kurang lebih 60an hektar.

Dari cakupan luas lahan tanam di musim tanam tahun 2026 produksi hasil panen petani sedikit terkendala disebabkan serangan hama daun.

Kepala Desa Kabuna Adrianus Yoseph Laka dikonformasi rri.co.id Rabu 3 Juni 2026 mengatakan, hama daun dengan gejala kondisi daun pertanaman padi terbakar. Menyebabkan bulir padi tidak berisi atau kondisi bulir padi hampa.

Rata-rata hamparan lahan pertanaman padi milik petani desa setempat terserang hama daun.

Bahkan di salah satu lokasi dusun Weraihenek desa setempat terdapat dua hamparan lahan sawah di musim tanam tahun ini setelah lahan ditanami sama sekali tidak menghasilkan panen petani.

“Terserang hama daun mau tidak sampai panen bulir padi tidak berisi hampa,” kata Adrianus Laka saat disambangi rri.co.id Selasa 26 Mei 2026.

Ia menyebut bila dikalkulasikan petani mengalami kerugian jutaan rupiah. Menghitung biaya dikeluarkan untuk bajak lahan dan juga biaya tanam.

“Hitungan are saja, tetapi kalau bajak lahan sekitar Rp500 ribu untuk biaya tanam sekitar Rp500, belum biaya lain sekitar satu juta merugi," ucapnya.

Kondisi yang terjadi menurut Adrianus menjadi tantangan tersendiri dihadaoi warga tani setempat menghadapi musim tanam tahun mendatang. Para penyuluh pertanian bersama masyarakat tani sudah melakukan upaya pengendalian hama penyakit. Salah satu solusi yang harus dilakukan dengan menganti benih padi.

Pilihan benih padi lokal menjadi solusi selain memastikan hasil panen baik dari Upaya menganti benih padi sekiranya bisa memutus rantai hama daun yang menyerang pertanaman padi.

“Menganti benih lokal memutus rantai hama penyakit sebelum menyerang. Karena kalau kita lan jut pakai benih yang sekarang tahun depan pasti lebih banyak,” ujarnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....