Wagub NTT Ditemani Wabup TTU Tinjau Dapur SPPG di Kefamenanu Selatan
- 22 Mei 2026 05:41 WIB
- Atambua
RRI.CO.ID, Kefamenanu - Wakil Gubernur NTT, Irjen Pol. (Purn.) Dr. Drs. Johni Asadoma, M.Hum, ditemani Wakil Bupati TTU, Kamilus Elu mengunjungi dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Kabupaten Timor Tengah Utara pada Kamis 21 Mei 2026. Tujuannya adalah untuk memastikan program Makan Bergizi Gratis (MBG) berjalan efektif dan memberi dampak ekonomi ke petani serta peternak lokal.
Mantan Kapolda NTT itu, melakukan kunjungan di SPPG Kelurahan Kefamenanu Selatan yang melayani 3.103 porsi MBG per hari untuk siswa SD, SMP, dan SMA di Kecamatan Kota Kefamenanu. Selain itu, ia juga mengecek berapa banyak pekerja yang bekerja di dapur SPPG Kefamenanu dan diketahui jumlahnya mencapai 50 orang.
“Kami cek langsung mulai dari pasokan bahan baku, proses masak, sampai distribusi. Yang penting MBG ini jangan cuma jadi program bagi-bagi makanan, tapi juga jadi pasar pasti bagi peternak ayam lokal, petani sayur, ataupun pembudidaya ikan air tawar di TTU,” kata Wagub Johni saat peninjauan.
Wagub Johni, saat berbincang dengan Wakil Bupati TTU yang juga Ketua Satgas MBG, Kamilus Elu dan Kepala SPPG Kefamenanu Selatan Maria Asunta Talan, ia menyampaikan bahwa peninjauan dapur SPPG darinya adalah bentuk pengawasan program strategis nasional. Dan fokusnya adalah Rantai Pasok Lokal baik itu sayuran, telur, ayam dan buah-buahan.
Sementara Wakil Bupati dan Ketua Satgas MBG TTU, Kamilus Elu menyampaikan apresiasinya terhadap SPPG Kelurahan Kefamenanu Selatan yang telah memakai bahan baku yang dihasilkan oleh petani lokal. Karena SPPG tersebut telah memakai daging ayam segar yang dihasilkan oleh pemuda dari Maol. Dimana setiap hari kebutuhan ayam untuk dapur tersebut mencapai 210 kilogram. Selain itu, SPPG tersebut juga mengambil sayuran dari kelompok tani yang telah mereka bina dan menjadi mitra selama ini.
"Sebelumnya itu, para pengelola SPPG itu memakai ayam Frozen dan kita tidak tahu apakah ayam tersebut memakai pengawet atau tidak. Bahkan ayam Frozen itu kita tidak tahu potongnya sejak kapan dan disimpan di Freezer berapa lama", ujar Wakil Bupati Kamilus.
"Jadi dapur SPPG Kefamenanu Selatan pertahankan hal baik yang telah ada terutama pemakaian bahan baku lokal dan perlu ditingkatkan. Sehingga program MBG berjalan dengan baik dan anak-anak juga merasakan dampaknya. Selain itu, para petani, peternakan merasakan dampak ekonomi dari bahan baku lokal. Kemudian para pekerja di SPPG juga terus memperoleh penghasilan untuk menghidupi keluarganya", ujar mantan Staf Ahok ini.
Menurut Wakil Bupati Kamilus bahwa, angka ketidakhadiran anak-anak saat ini makin berkurang karena hadirnya progam MBG di sekolah. Sehingga nanti perlu ada survei terkait kehadiran siswa di sekolah-sekolah di TTU untuk mengetahui tingkat kehadiran siswa. Pasalnya banyak anak-anak yang tidak memiliki uang jajan sangat terbantu dengan program ini (SK).
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....