Kelompok Wanita Tani Nekmese Diberi Alsintan untuk Tingkatkan Produksi Sayuran

  • 16 Apr 2026 20:50 WIB
  •  Atambua

RRI.CO.ID, Kefamenanu - Kelompok Wanita Tani (KWT) Nekmese di Kelurahan Kefamenanu Tengah, Kecamatan Kota Kefamenanu, Kabupaten TTU menerima bantuan Alat dan Mesin Pertanian (Alsintan) berupa Cultivator dan mesin pompa air lengkap dengan selang pengisap sepanjang 50 meter dari anggota DPRD Fraksi Gerindra, Maria Filiana Tahu pada Kamis 16 April 2026.

Bantuan ini ditujukan untuk meningkatkan produksi sayuran hortikultura yang akan dipasok ke dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) guna menopang program Makan Bergizi Gratis (MBG) di wilayah Kota Kefamenanu.

Maria Filiana Tahu, kepada awak media menyampaikan bahwa, KWT mempunyai peran penting dalam menjaga gizi keluarga. Terlebih saat ini para anggota kelompok tani menambah peran sebagai penjaga gizi anak sekolah lewat MBG. Sehingga lewat Alsintan yang ada bisa meringankan pekerjaan ibu-ibu di KWT Nekmese dan hasil panen mereka bisa meningkat," kata politisi Gerindra ini.

"Bantuan mesin Kultivator dan mesin penyedot air ini diberikan kepada ibu-ibu kelompok tani Nekmese untuk meningkatkan produksi sayuran. Karena kelompok tani tersebut memiliki program pengembangan hortikultura, dengan target pasarnya adalah dapur-dapur SPPG di Kota Kefamenanu supaya mendukung program makan bergizi gratis (MBG)", kata Direktur Yabiku NTT ini.

Menurut Filiana Tahu bahwa, para anggota kelompok tani Nekmese ini semuanya ibu-ibu, sehingga ia tergerak untuk membantu alsintan supaya meringankan beban kerja mereka. Selain itu, ia sendiri melihat komitmen para anggota kelompok tani Nekmese yang sudah bekerja menanam sayuran tetapi masih mengandalkan fisik atau manual sehingga perlu dibantu.

"Hasil panen KWT Nekmese sudah pasti terserap dapur SPPG Yabiku yang melayani ribuan siswa SD dan SMP dalam Kota Kefamenanu. Bahkan sayuran dari KWT akan diprioritaskan karena lebih segar dan memberdayakan petani lokal. Ini sesuai arahan BGN yang mengharuskan program MBG rantai pasoknya pendek karena langsung dari petani ke dapur SPPG", ujar Filiana.

Ketua KWT Nekmese, Adriana Rahmawati Mamo, menyebut kelompoknya mengelola lahan seluas 40 are untuk menanam sayur Buncis dan Pakcoy di wilayah Tunbakun. Kedua jenis sayuran tersebut, kami tanam karena target yang diincar adalah memasok kebutuhan sayur bagi dapur SPPG Yabiku untuk mendukung program MBG", ujar Adriana.

Menurutnya bahwa Kelompok Tani Nekmese sudah menanam sayur sejak tahun 2017 lalu. Tetapi selama 9 tahun, mereka mengolah lahan secara manual atau apa adanya sehingga pihaknya sangat senang dengan bantuan Alsintan berupa Cultivator dan mesin penyedot air dari anggota DPRD TTU dari Fraksi Gerindra, ibu Maria Filiana Tahu.

Dengan alsintan baru ini maka kelompoknya menargetkan dalam 2-3 bulan ke depan mereka sudah memproduksi sayur Buncis dan Pakcoy. Sekarang kami sudah dimudahkan mengolah lahan maupun prose penyiraman tanaman. Tetapi mereka sebagai anggota kelompok tani, sangat membutuhkan pendampingan melalui penyuluh Pertanian TTU. Sehingga mereka bisa menjadi petani sukses dan ikut menopang bahan baku MBG dari produksi lokal", kata Adriana (SK).

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....