Cegah Gagal Panen, Petani Lakukan Pemupukan Tepat Waktu
- 31 Mar 2026 08:27 WIB
- Atambua
RRI.CO.ID, Atambua – Bukan hal baru lagi jika pada musim penghujan ini, petani yang menggarap sawah tadah hujan, mulai menggarap lahan mereka. Hal itu pula yang terlihat di Lokasi Gunung Tiga, Desa Oelatimo, Kecamatan Sulamu, Kabupaten Kupang.
Pantauan RRI.CO.ID di lokasi Gunung Tiga dua pekan lalu tepatnya pada senin 16 maret 2026, terlihat tanaman padi mulai diberikan pupuk. Hal ini dilakukan untuk mencegah tanaman padi diserang hama.
Selain diserang hama seperti ulat dan siput, tanaman padi juga rentan dikelilingi oleh rumput liar. Oleh karena itu pemupukan wajib dilakukan pada minggu pertama hingga kedua setelah ditanam dan dilanjutkan pada rentang minggu ketiga dan keempat.
Saat ditemui, salah seorang pensiunan ASN yang sedang menggarap sawahnya, Urbanus Tenis, menjelaskan padinya sudah harus dipupuk. “Lokasi sawah di tempat ini sangat rentan terhadap perkembangan hama padi seperti siput. Jika terlambat dipupuk, bisa gagal panen,” kata Ur, sapaan akrabnya.
Untuk diketahui, waktu pemupukan tanaman padi yang paling tepat adalah pagi hari yakni pukul 06.00 – 09.00 WITA. Bisa juga dilakukan pada sore hari yakni pada pukul 15.00-17.00 WITA.
Pemilihan waktu yang tepat untuk pemupukan yakni pagi hari saat udara sejuk dan stomata daun terbuka maksimal. Sedangkan sore hari untuk menghindari terik siang dan mencegah penguapan hara. Pemupukan ideal dilakukan saat tanaman aktif tumbuh atau fase generatif.
Lebih lanjut dijelaskan Ur, salah satu hal yang perlu juga diperhatikan yakni memastikan kondisi tanah lembap. “Saat melakukan pemupukan, pastikan kondisi tanah lembap. Jika tanah sedikit saja kering, hasil pemupukan tidak akan maksimal. Imbasnya, pasti gagal panen,” ucap Ur menegaskan.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....