Petani Belu Antisipasi Kekeringan Ekstrem di Musim Tanam 2026

  • 28 Mar 2026 13:54 WIB
  •  Atambua

RRI.CO.ID, Atambua - Warga tani penggarap lahan sawah yang ada di wilayah Kelurahan Tulamalae Kabupaten Belu memastikan bisa memperoleh hasil panen baik di tahun ini.

Pasalnya musim tanam 1 (MT 1) 2025/2026 ketersediaan air cukup mendukung kegiatan petani lahan basah persawahan. Turun hujan berkepanjangan sejak Desember 2025 dimanfaatkan petani penggarap lahan basah persawahan dan hasilnya lumayan baik.

Kendati demikian salah satu persoalan ikutan yang perlu juga diantisipasi petani, hal ini menyangkut kekeringan diprediksi terjadi lebih awal di musim tanam tahun ini.

Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memprediksi tahun ini kekeringan terjadi lebih awal ketimbang musim tanam tahun sebelumnya, hal ini pun perlu diantisipasi.

Menghadapi ancaman kekeringan lebih awal tahun ini petani penggarap lahan yang ada di wilayah Kelurahan Tulamalae Kabupaten Belu mengantisipasi dengan memanfaatkan ketersediaan air cekdam untuk aktifitas lahan tanam.

Seperti dikemukakan warga tani setempat mama Filomena Sae saat disambangi rri.co.id, Kamis 26 Maret 2026.

“Sekarang belum ambil air dari cekdam karena hujan baik, kalau kekeringan pakai genset sedot air cekdam,” kata warga tani setempat mama Filomena Sae.

Lahan garapan yang ada kebetulan dekat dengan lokasi cekdam mengunakan mesin genset memudahkan untuk menyedot air guna keperluan merendam lahan tanam.

“Tahun lalu hujan kurang sebagian besar lahan di sini juga tergantung air cekdam, hanya itu perlu biaya lagi beli bbm untuk mesin genset,” ujarnya menambahkan.

Sebagian besar wilayah indonesia diprediksi masuk musim kemarau pada periode april 2026.

BMKG memprakirakan mayoritas wilayah Indonesia mulai memasuki musim kemarau pada rentang April hingga Juni 2026. Dari total 699 zona musim, sekitar 114 zona musim atau 16,3 % wilayah diperkirakan sudah lebih dulu mengalami kemarau pada April 2026.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....