Pasca Libur Bupati TTU Sidak ke Tiap Dinas
- 25 Mar 2026 14:52 WIB
- Atambua
RRI.CO.ID, Kefamenanu - Bupati TTU, Yosep Falentinus Delasalle Kebo, ditemani Kristoforus Ukat (Asisten I) Wilhelmus Meko (asisten II) dan Bernadinus Totnai asisten III) melakukan inspeksi mendadak ke berbagai Dinas untuk mengecek kehadiran PNS setelah libur panjang Idul Fitri, pada Rabu 25 Maret 2026. Sidak ini bertujuan untuk memastikan kedisiplinan dan kesiapan ASN dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat pasca cuti bersama.
Dalam sidak tersebut, Bupati Falent mengecek kehadiran pegawai serta aktivitas pelayanan publik di beberapa kantor SKPD, di antaranya Dinas Kominfotik, BPBD, BKPSDMD, Dinas P2KB dan berakhir di Dinas Kesehatan.
"Sidak ini juga sebagai bentuk komitmen pemerintah daerah dalam menegakkan disiplin dan meningkatkan kualitas pelayanan publik. Sehingga sebagai Bupati TTU dirinya berharap, semangat kerja pasca lebaran justru menjadi momentum untuk memperkuat kinerja aparatur demi pembangunan daerah", kata Bupati Falent.
Berdasarkan hasil sidak tersebut, ternyata Bupati Falent dan jajarannya tidak menemukan PNS ataupun PPPK yang bolos kerja karena semua PNS masuk bekerja seperti biasanya. Sehingga ini menunjukan bahwa para ASN telah berkomitmen untuk masuk bekerja dan memberikan pelayanan kepada masyarakat", kata mantan TNI ini.
Lebih jauh kata Bupati Falent bahwa, setelah dilakukan sidak ia mengetahui banyak hal terutama kesiapan pelayanan publik. Salah satunya adalah BPBD TTU itu, ternyata beberapa unit mobil operasionalnya rusak dan tidak siap melakukan pelayanan terhadap masyarakat ketika terjadi bencana. Karena itu, selaku Bupati TTU saya arahkan supaya Plh BPBD TTU dan jajaran harus melakukan pembenahan", ujar Pendiri Ormas Beta Timor ini.
"Khususnya BKPSDMD, saya telah meminta Plt supaya menindaklanjuti proses pemberhentian 100 orang PNS yang diduga melakukan indisipliner supaya ada kepastian. Sedangkan di Dinas P2KB, kami temukan 86 unit motor dinas yang tidak digunakan dan dari jumlah tersebut sebanyak 26 unit motor masih berfungsi baik dan digunakan sebanyak 15 unit. Sehingga sisa motor pada Dinas P2KB akan diserahkan ke bagian aset supaya dilelang kendaraan tersebut", ujar Bupati Falent.
Sedangkan pada Dinas Kesehatan, ditemukan banyak fasilitas yang tidak siap operasional karena dalam kondisi rusak, fasilitas penunjang seperti kamar mandi juga banyak yang rusak. Sehingga selaku Bupati TTU saya arahkan supaya Dinas Kesehatan segera melakukan perbaikan terhadap fasilitas yang rusak. Karena itu, Plt Kadis Kesehatan tidak boleh cuek tetapi harus menyisihkan sedikit anggaran supaya ada pembenahan", ujarnya (SK).
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....