Pengurusan Ibadah Haji Berjalan Normal Ditengah Konflik Timur tengah

  • 08 Mar 2026 13:18 WIB
  •  Atambua

RRI.CO.ID, Atambua - Penyelenggaraan ibadah haji tahun 2026 sejauh ini masih sesuai tahapan berjalan normal seperti biasa. Kendati di tengah memanasnya situasi global peperangan Timor Tengah belum berdampak tertundanya penyelenggaraan ibadah di musimn haji tahun 2026.

Informasi haji disampaikan Kementerian Haji dan Umrah Republik Indonesia pengurusan jemaah haji untuk ibadah haji ke tanah suci Mekah sesuai ketentuan berjalan normal.

Pelayanan pengurusan haji di musim haji tahun ini tetap berproses sesuai tahapan. Belum terdapat informasi terbaru untuk pembatalan pemberangkatan jemaah haji untuk beribadah ke tanah Suci Mekah Arab Saudi.

Kepala kantor Kementerian Haji dan Umrah Kabupaten Belu Haji Maskur Kadir, S. Sos. I. menjelaskan, di tengah memanasnya konflik Timur Tengah belum ada dampak penundaan kegiatan haji tahun ini.

Pihaknya diminta tetap melakukan pelayanan persiapan-persiapan kepada setiap Jemaah. Seperti untuk cek kesehatan, bimbingan haji, mengurus kelengkapan dokumen, semua prosedur tetap dilakukan sesuai tahapannya.Hal ini disampaikan Haji Maskur Kadir saat konfirmasi rri.co.id, Kamis 5 Maret 2026.

"Penyelenggaraan ibadah haji disampaikan pihak Kementerian pusat hingga daerah tetap optimistis bahwa penyelenggaraan ibadah haji akan berjalan normal seperti biasa. Untuk kesiapan keberangkatan tetap dilakukan dikarenakan anggapan akan berjalan normal seperti tahun sebelumnya," kata Haji Maskur Kadir.

Ia mengungkapkan dalam waktu dekat sejumah 12 orang jemaah asal Kabupaten Belu ditambah 1 orang petugas akan melakukan vaksin folio. Sementara tahapan yang sudah dilakukan diikuti para jemaah dimulai dari kegiatan manasik haji selama lima hari, menjalani cek up kesehatan. Semua jemaah dinyatakan sehat sesuai kriteria layak, syarat wajib haji mencakup aspek fisik/kesehatan (Istitha'ah) untuk melaksanakan ibadah haji.

"Begitu pun Biaya Pelunasan Penyelenggaraan Haji (BPIH) semua lunas. Jemaah sudah melakukan suntik vaksin meningitis tinggal satu tahapan lagi yakni memperoleh vaksin folio," katanya menambahkan.

NTT masuk dalam dua kloter pemberangkatan yakni 80 dan 81 Embarkasi Surabaya . Kabupaten Belu tergabung kloter 80, ketentuan pemberangkatan rombongan jemaah apabila sesuai jadwal tidak ada penundaan pada 12 Mei 2026.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....