Kebun Jane, Wajah Pertanian Terpadu dan Inovasi di Tapal Batas untuk Pemberdayaan

  • 05 Mar 2026 19:06 WIB
  •  Atambua

RRI.CO.ID, Atambua - Progam kebun Jane yang digagas sang politisi Jane Natalia Suryanto yang mengusung semangat pertanian modern dan berkelanjutan di Nusa Tenggara Timur menjadi salah satu terobosan penting dalam mematahkan stigma wilayah yang kering tandus (semi - arid) dengan pengelolaan lahan kering yang produktif melalui pendekatan teknologi dan manajemen yang tepat.

Dalam dialog interaktif luar studio RRI Atambua Kamis 05 Maret 2026 di Kebun Jane yang berlokasi di Desa Fatuba’a, Kecamatan Tasifeto Timur Jane Natalia Suryanto mengaku dirinya membawa misi besar untuk mendukung petani modern dan milenial melalui dorongan inovasi di bidang pertanian yang ramah lingkungan serta bekelanjutan.

Sis Jane menekankan melalui dukungan teknologi berkomitmen mengubah wajah pertanian NTT menuju masa depan yang lebih hijau, produktif dan berdaya saing baik secara nasional maupun pasar lintas negara. Komitmen ini yang nampak salah satunya mengubah lahan tidur seluas 12 Hektar di Desa Fatuba’a dengan pola pertanian modern yang tumbuh menjadi lahan pertanian dengan produktifitas yang tinggi.

Dijelaskan Sis Jane untuk kebun jane Desa Fatuba’a ditanam komoditas unggulan seperti Tomat, Cabai Besar, cabai kecil, cabai keriting, Wortel, sayuran, semangka, melon, durian dan jeruk hingga pisang Cavendish yang telah menembus pasar luar negeri.

,”Kita harus membuka lapangan kerja yang berkesinambungan untuk pemberdayaan masyarakat, dan apa yang tidak ditanam atau ada di NTT kita adakan dengan tekad mengelola pertanian dengan baik apapun bisa tumbuh,” ucap Sis Jane.

Terkait pemberdayaan saat ini memiliki 50 orang karyawan dengan jadwal kerja pukul 08:00-16.00 WITA, dengan itu pertanian berkembang produktif kesejahteraan masyarakat meningkat juga bentuk kepedulian dalam mengurangi angka pengangguran di Belu.

Jane mengatakan, kedepannya kebun jane tidak hanya sebagai lokasi pertanian namun dan pusat riset tetap juga menjadi wisata baru yang dimana mulai ditanami jenis-jenis bunga yang akan menjadi daya tarik dan mempercantik kebun jane di tapal batas.

Kesempatan yang sama Ketua Divisi Penanaman Kebun Jane Apsamso Kase, mengatakan kehadiran kebun jane dengan sentuhan inovasi mengarahkan semua untuk berpikir lebih jauh kedepan terkait pengembangan kebun yang tersistem dari penanaman hingga pasar.

,”Jadi pertanian tersistem yang dimaksudkan menciptakan permintaan dulu setelah ada kemudian baru kami menyediakan produknya dengan itu aspek pasar kita jelas,” ucap Apsamso Kase.

Lanjut dirinya mengatakan sejauh pengambangan kebun jane pihaknya selalu mengedepankan kualitas yang unggul dengan itu memberikan kepuasan bagi konsumen, saat ditanyakan terkait tantangan ia mengakui bahwa semua masih berjalan normal hanya sedikit terkendal saat musim hujan namun karena adaptasi teknologi dan perencanaan yang matang hingga saat ini di musim penghujan kebun jane tetap produktif.

,”Kami tetap menjaga panen yang berkelanjutan, seperti Maret akan dilakukan pemanenan pisang, cabai dan tomat, dengan kualitas yang unggul,” kata Apsamso Kase.

Selain itu dalam dialog luar studio Anggota DPRD Kabupaten Belu Ignatius Ati Koli mengungkapkan kehadiran kebun jane menjadi terobosan penting untuk pertanian berkelanjutan produktif di wilayah perbatasan dikarenakan hal yang ditonjolkan mendukung petani modern dan milenial melalui dorongan inovasi di bidang pertanian yang ramah lingkungan serta bekelanjutan.

,”Sebagai anak Belu kita mengapresiasi pembangunan yang dilakukan Sis Jane, ini model pembangunan sekaligus pemberdayaan masyarakat,” ucap Ignatius Ati Koli.

Ignatius Ati Koli menambahkan bahwa kebun Jane merupakan kebun percontohan sehingga mengajak semua yang ingin memahami lebih lanjut konsep pertanian modern dan berkelanjutan kebun jane menjadi lokasi yang tepat, dengan itu mendorong petani-petani produktif di Belu dalam menjaga ketahanan pangan, meningkatkan kesejahteraan keluarga dan tumbuh menjadi petani-petani berdaya saing. (KM)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....