Kelompok Kakao Fanating Harapkan Pendampingan Penyuluh untuk Perkembangan
- 27 Agt 2026 07:08 WIB
- Atambua
RRI.CO.ID, Alor- Pengembangan pembibitan kakao di Desa Fanating membutuhkan dukungan pendampingan yang berkelanjutan dari pemerintah daerah. Kelompok tani menilai kehadiran penyuluh penting untuk memastikan proses pembibitan dan pengembangan kakao berjalan sesuai teknis pertanian.
Pengawas Pembibitan Kakao Kelompok Tani Desa Fanating, Yamin Lakidan, mengatakan kelompok selama ini berupaya menjalankan kegiatan secara mandiri. Padahal, menurutnya, pendampingan dari penyuluh dibutuhkan untuk memberikan arahan ketika kelompok menghadapi persoalan di lapangan.
“Kami bergerak sendiri tanpa ada pendampingan dari dinas. Padahal pendampingan itu sangat dibutuhkan selama kegiatan ini, karena kami juga membutuhkan informasi dan arahan teknis,” ujar Yamin. Rabu, 26 Agustus 2026.
Selain pendampingan, kelompok juga menghadapi tantangan dalam penyediaan air, terutama ketika memasuki musim panas. Saat ini pembibitan masih mengandalkan satu sumur sehingga penggunaan air harus diatur antara lokasi pembibitan dan kebun yang berada di bagian lain.
“Kita masih menggunakan satu sumur. Kalau penyiraman dilakukan bersamaan, kebutuhan air cukup banyak, sehingga kami membagi waktu, di sini menyiram pagi dan bagian atas menyiram sore,” katanya.
Kelompok berencana menambah satu sumur untuk mengantisipasi musim panas yang diperkirakan semakin panjang. Ketersediaan air dinilai menjadi kebutuhan penting agar bibit kakao tetap terawat dan tidak mengalami gangguan pertumbuhan selama proses pembibitan.
Yamin berharap Dinas Pertanian dapat memberikan perhatian lebih melalui penyuluh yang secara rutin mendampingi kelompok. Menurutnya, pengembangan kakao akan lebih kuat apabila dukungan bibit, sarana produksi, air dan pendampingan teknis berjalan secara bersamaan.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....