DPRD Alor Ungkap 26 Desa Belum Berlistrik, Tim Kementerian ESDM Turun Survei

  • 04 Mar 2026 18:47 WIB
  •  Atambua

RRI.CO.ID, Alor - Anggota DPRD Kabupaten Alor Fraksi Gerindra, Yohanes Atamai, menyampaikan masih terdapat puluhan desa di Kabupaten Alor yang belum menikmati layanan listrik. Kondisi ini dinilai perlu mendapat perhatian serius pemerintah pusat.

Ia menyebut persoalan tersebut telah disampaikan langsung kepada pemerintah pusat melalui sejumlah kementerian terkait. Langkah ini dilakukan agar program listrik desa dapat segera direalisasikan.

Menurut Yohanes, dari total 158 desa di Kabupaten Alor, masih terdapat sekitar 26 desa yang belum teraliri listrik. Kondisi ini dinilai menghambat berbagai program pembangunan di tingkat desa.

“Kami menyampaikan kepada staf khusus Presiden dan Dirjen terkait bahwa dari 158 desa di Kabupaten Alor, ada sekitar 26 desa yang sampai hari ini belum berlistrik,” ujarnya. Rabu, 04 Maret 2026.

Ia menjelaskan, usulan tersebut disampaikan bersama Ketua Fraksi Gerindra dan empat kepala desa. Setelah pertemuan itu, pemerintah pusat langsung merespons dengan mengutus tim dari Kementerian SDM untuk turun ke lapangan.

Tim tersebut melakukan survei di sejumlah wilayah untuk memetakan kebutuhan pembangunan listrik. Hasil survei saat ini sedang disusun dalam bentuk rencana anggaran biaya (RAB).

“Puji Tuhan, setelah kami kembali dari Jakarta, tim dari Kementerian SDM langsung turun ke 17 titik di Alor untuk melakukan survei lapangan,” katanya.

Yohanes berharap program penyediaan listrik di desa-desa segera terealisasi. Menurutnya, ketersediaan listrik menjadi kebutuhan utama agar berbagai program pemerintah dapat berjalan dengan baik.

Ia menambahkan, keberadaan listrik juga diharapkan mampu mendorong pertumbuhan UMKM serta membuka peluang ekonomi bagi masyarakat desa di Kabupaten Alor.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....