Bupati TTU Apresiasi Bumdes Noebaun karena Fokus Pertanian
- 28 Feb 2026 12:31 WIB
- Atambua
RRI.CO.ID, Kefamenanu - Bupati TTU Yosep Falentinus Delasalle Kebo menunjukkan komitmennya terhadap ketahanan pangan. Karena itu, Bupati bersama jajarannya melakukan panen simbolis sayuran hortikultura di kebun BUMDES Noebaun kecamatan Noemuti,Jumat 27 Februari 2026. Hal ini sebagai langkah yang tepat untuk meningkatkan produksi lokal dan mendukung ekonomi masyarakat.
Sayuran yang dipanen Bupati Falent adalah Sawi Kumbang, salah satu varietas sawi unggul yang dibudidayakan bersama sayuran Kol di kebun BUMDES Noebaun yang berlokasi di Oetium,RT 04 dusun 2 desa Noebaun.
Selain melakukan panen simbolis, Bupati Falent pada kesempatan itu juga menyempatkan diri untuk menanam anakan pohon jeruk serta memantau peternakan ayam petelur milik Bumdes Noebaun.
Bupati Falent dalam sambutannya ia mengapresiasi kerja keras dan keberhasilan Pemdes dan BUMDES Noebaun dalam mengelola pertanian yang fokus untuk pengembangan tanaman hortikultura. Dengan produksi seperti ini menjadi momentum untuk meningkatkan kesejahteraan petani", ujar mantan TNI ini.
Karena itu, Bupati Falent mendorong agar kelompok tani di desa Noebaun bisa terus memperkuat kapasitas dan kelembagaan supaya meningkatkan kualitas hasil panen dan memperluas akses pasar.
"Saya berharap agar petani dan pemerintah desa Noebaun dapat menjadi contoh dalam pengembangan komoditas hortikultura sehingga dapat meningkatkan kesejahteraan dan pendapatan masyarakat," ujar Bupati Falent.
Perlu diingat bahwa keberhasilan panen hari ini bukanlah merupakan hasil kerja satu orang tetapi buah dari kerja sama dan kekompakan seluruh anggota. Sehingga seluruh anggota kelompok harus terus menjaga kekompakan dan kerja sama yang baik sehingga hasil kerja yang ada dapat terus ditingkatkan kedepannya. Jadi tidak boleh ada sikut menyikut antar anggota kelompok melainkan harus saling menopang", ujar Bupati Falent.
Sementara Direktur Bumdes Noebaun Valentinus Ninu, mengatakan bahwa pengolahan lahan pertanian hingga penanaman tanaman hortikultura yang mereka lakukan menggunakan anggaran ketahanan pangan yang bersumber dari 20 persen dana desa tahun anggaran 2025. Jenis tanaman kol yang ditanam anggota kelompok sebanyak 12 ribu pohon, sementara tanaman Sawi kumbang sebanyak 8 ribu", kata Valentino.
"Kami bersama anggota kelompok sementara memulai menanam lagi lombok, dan yang dipersiapkan sebanyak 12 ribu tetapi yang baru tanam sekitar 7 ribu. Sedangkan untuk pemasaran, kami berhubungan langsung dengan pedagang di pasar. Sehingga biasanya pembeli datang langsung di kebun dan bertransaksi dengan para petani", ujar Valentino.
Para pejabat yang turut menghadiri acara panen simbolis itu yakni Plt Kepala Dinas Pertanian TTU Chairel Malelak dan jajaran, Camat Noemuti Marianus Lopis, Kepala Desa Noebaun Siprianus Matias Tmeubam dan ratusan warga desa Noebaun (SK).
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....