Stabilitas Keamanan Tentukan Masa Depan Alor

  • 26 Feb 2026 18:57 WIB
  •  Atambua

RRI.CO.ID, Alor - Aktivis Alor, Lomboan Djahamou, menegaskan bahwa potensi terbesar daerah terletak pada panorama alam dan wisata bawah laut. Ia menyebut kondisi geografis Alor tidak didukung sumber daya pertanian melimpah.

Menurutnya, masyarakat harus menyadari bahwa daerah ini tidak memiliki banyak sawah maupun perkebunan tetap. Pola ladang berpindah pun belum mampu menjadi andalan ekonomi jangka panjang.

“Underwater kita terbaik. Ya tidak? Mana ada underwater di lain daerah yang bagus? Gambar underwater kita itu di kementerian pariwisata gede punya minta ampun. Artinya Alor diperhitungkan,” ujarnya. Rabu, 25 Februari 2026.

Ia mengaku membaca sejumlah literatur para penyelam yang menempatkan Alor pada posisi teratas destinasi dunia. Hal itu menjadi bukti bahwa daerah ini memiliki daya tarik internasional.

Namun, ia mengingatkan bahwa konflik sosial akan membuat wisatawan enggan berkunjung. Situasi tidak aman akan langsung berdampak pada pendapatan asli daerah dan ekonomi warga kecil.

“Nah kalau orang mau datang ke Alor terus ada kacau di sini, orang malas. Padahal dengan aman akan ada income, duit-duit. Itu yang harus dipahami,” katanya.

Lomboan menilai stabilitas keamanan harus dijaga bersama dan dijelaskan hingga ke tingkat sekolah. Ia berharap pola pikir masyarakat berubah demi masa depan ekonomi Alor.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....