Kerukunan Antarumat Beragama di Alor Jadi Warisan Berharga

  • 31 Jul 2026 20:12 WIB
  •  Atambua

RRI.CO.ID, Alor - Ketua Majelis Jemaat Betlehem Kalabahi, Pdt. Elihut Pandu, mengajak seluruh masyarakat Kabupaten Alor untuk terus menjaga kerukunan antarumat beragama sebagai wujud nyata makna kemerdekaan. Menurutnya, persatuan dan toleransi menjadi modal utama dalam membangun daerah yang damai dan harmonis.

Elihut menilai makna kemerdekaan harus dipahami sebagai semangat untuk mempererat persaudaraan tanpa membedakan suku, agama, maupun budaya. Nilai tersebut, menurutnya, telah menjadi bagian dari kehidupan masyarakat Alor yang dikenal hidup rukun dalam keberagaman.

"Kemerdekaan menjadi landasan untuk mempersatukan identitas kebersamaan kita sebagai warga Kabupaten Alor. Karena itu kita harus menjaga persatuan, keamanan, kebersamaan, serta merawat warisan budaya yang telah ditanamkan oleh para leluhur," kata Pdt. Elihut Pandu.

Ia mengatakan kehidupan antarumat beragama di Kabupaten Alor memiliki keunikan yang menjadi contoh toleransi. Masyarakat dari berbagai latar belakang agama saling menghormati dan mendukung pelaksanaan kegiatan keagamaan maupun kegiatan sosial kemasyarakatan.

Menurut Elihut, bentuk toleransi itu terlihat dalam berbagai kegiatan lintas agama. Umat Muslim turut membantu saat perayaan Paskah, sementara pemuda Kristen juga berpartisipasi dalam kegiatan Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) maupun kegiatan keagamaan lainnya.

"Di Alor ada banyak contoh nyata toleransi. Saat Paskah, saudara-saudara Muslim ikut membantu menyediakan makanan dan minuman. Begitu juga saat MTQ, pemuda Kristen ikut terlibat. Bahkan ada gereja bernama Ismail dan masjid bernama Ishak. Itu menunjukkan kuatnya nilai persaudaraan di Alor," ujarnya.

Meski demikian, Elihut mengingatkan masyarakat agar tidak mudah terpengaruh berita bohong atau provokasi yang dapat memecah persatuan. Ia menilai isu agama kerap dimanfaatkan oleh pihak tertentu sehingga masyarakat perlu tetap bijak dan menjaga kebersamaan.

Ia menegaskan gereja bersama para tokoh agama memiliki tanggung jawab untuk terus menyampaikan pesan-pesan perdamaian, memperkuat edukasi kepada umat, serta menjaga keharmonisan yang telah terbangun selama ini di Kabupaten Alor.

Elihut berharap seluruh masyarakat terus mempertahankan semangat persaudaraan, saling menghargai perbedaan, serta berkontribusi melalui karya dan inovasi yang membawa manfaat bagi banyak orang. Menurutnya, kerukunan yang terus terjaga akan menjadi kekuatan utama dalam membangun Kabupaten Alor yang aman, damai, dan sejahtera.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....