Lima Langkah Generasi Muda Menjaga Warisan Budaya Tetap Hidup

  • 31 Agt 2026 18:31 WIB
  •  Atambua

RRI.CO.ID, Atambua – Festival Fulan Fehan IV telah selesai, tetapi perhatian terhadap budaya Belu tetap penting. Generasi muda diharapkan tidak melupakan budaya daerah di tengah perkembangan zaman.

Riny Ratu Dabbo, selaku pelatih tari Festival Fulan Fehan, membagikan beberapa pesan kepada generasi muda. Hal-hal berikut dilakukan bertujuan untuk tetap menjaga dan mengembangkan budaya daerah setelah festival berakhir.

1. Berani Menjaga Warisan Budaya

Generasi muda perlu berani mengambil peran dalam menjaga warisan budaya Belu. Sikap tersebut dapat dimulai dengan mengenal dan ikut terlibat dalam berbagai kegiatan budaya daerah.

2. Bangga Memiliki Budaya Sendiri

Rasa bangga terhadap budaya daerah dapat membuat generasi muda lebih menghargai identitasnya. Kekayaan budaya perlu dipandang sebagai sesuatu yang istimewa dan patut diperkenalkan.

3. Tidak Malu Menampilkan Kesenian Tradisional

Generasi muda diharapkan tidak malu menampilkan kesenian tradisional di tengah perkembangan budaya modern. Likurai, Hatsoke, Bidu Kikit, dan Antama merupakan warisan yang perlu terus dikenalkan.

4. Terus Berkarya untuk Budaya

Generasi muda dapat ikut melestarikan budaya melalui kreativitas dan karya baru. Pengembangan tersebut tetap perlu mempertahankan nilai budaya agar tidak kehilangan identitas aslinya.

5. Menjaga Budaya Secara Bersama-Sama

Pelestarian budaya membutuhkan keterlibatan generasi muda secara bersama-sama. Semangat tersebut dapat membantu menjaga budaya tetap dikenal, dicintai, dan diteruskan kepada generasi berikutnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....