Pendidikan Kejuruan dirancang melihat Peluang Karier dan Prospek kerja

  • 18 Sep 2026 00:28 WIB
  •  Atambua

RRI.CO.ID, Atambua – Pendidikan kejuruan dirancang secara khusus untuk melihat peluang karier dan prospek kerja serta kesiapan mental. Oleh karena itu, orientsi utama siswa yang masuk sekolah kejuruan adalah menapaki dunia kerja professional setelah lulus nanti.

Hal ini disampaikan Waka Hubungan Kerja Industri (HKI) SMK Negeri 1 Atambua, Maria Johana Bere, S.Pd., MM, Ketika menjadi pemateri dalam program Talkshow keindonesiaan dengan tema SMK Siap Kerja, Siap Berkarya Untuk Indonesia, Rabu 16 September 2026 di Aula SMKN 1 Atambua.

Lulusan program keahlian akuntasi memiliki kesempatan luas untuk langsung terserap di berbagai instansi swasta maupun Lembaga keuangan sebagai staf akuntansi junior. “Posisi ini menuntut ketelitian tinggi dalam mencatat transaksi serta mengelola dokumen keuangan agar tetap rapi dan akurat,” kata Johana.

Selain staf akuntansi, para lulusan juga berpeluang besar meniti karir sebagai asisten audit guna membantu auditor memeriksa laporan keuangan Perusahaan. Tugas utama posisi ini meliputi pemeriksaan dokumen, identifikasi audit internal serta memastikan kepatuhan terhadap regulasi keuangan yang berlaku.

Lanjut Johana sektor perbankan dan ritel modern juga membuka pintu lebar bagi lulusan akuntansi untuk mengisi posisi penting sebagai kasir maupun teller bank. “Kemampuan berhitung cepat serta ketelitian melayani transaksi nasabah menjadi modal utama dalam menjalankan tugas pelayanan public tersebut.”

Peluang karier berikutnya yang tidak kalah menarik adalah menjadi staf perpajakan junior guna membantu Perusahaan menghitung serta melaporkan kewajiban pajak. Keahlian mengelola administrasi perpajakan yang diperoleh di sekolah menjadi bekal berharga untuk bersaing di dunia industry.

Dalam pemaparan materinya Johana mengatakan kehadiran Lembaga keuangan seperti koperasi modern juga membuka kesempatan kerja baru bagi lulusan akuntansi untuk mengelola system pembukuan keuangan koperasi. Koperasi sangat membutuhkan tenaga professional yang memahami siklus akuntansi agar laporan keuangan organisasi selalu transparan dan akuntabel.

Begi lulusan yang memiliki jiwa kreatif, menjadi wirausaha mandiri atau entrepreneur merupakan pilihan tepat dengan memanfaatkan pemahaman keuangan yang matang. Menurut Johana kemampuan mengelola modal dan Menyusun strategi bisnis secara mandiri akan mengantarkan para alumni meraih kesuksesan finansial.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....