Aktivis Bencana: Masyarakat Belum Paham Dokumen Kebencanaan

  • 08 Jul 2026 14:31 WIB
  •  Atambua

RRI.CO.ID, Atambua - Pemahaman masyarakat mengenai dokumen kebencanaan dinilai masih sangat rendah. Kondisi ini menjadi tantangan besar dalam menanggulangi dampak buruk bencana alam.

"Masyarakat kadang-kadang tidak paham dokumen yang ada, apalagi yang belum ada. Edukasi mitigasi harus terus dilakukan demi keselamatan warga." kata Aktivis bencana, Dionisius J. Deo kepada rri.co.id, Selasa, 07 Juli 2026.

Pemerintah daerah dan komunitas wajib bersinergi mensosialisasikan panduan hidup ini. Dokumen penting tersebut jangan sampai hanya menjadi arsip birokrasi kantor desa.

"Jangan dokumen yang menjadi kitab suci ini tersembunyi di dalam lemari. Hasil kajian risiko bencana sebaiknya dipasang terbuka di desa," ujarnya.

Minimnya pemahaman alur evakuasi dapat memicu kepanikan massal saat situasi darurat terjadi. Akibatnya, potensi jatuhnya korban jiwa menjadi jauh lebih besar.

"Kita harus memberikan latihan berkelanjutan lewat sosialisasi dan pelatihan formal. Melalui proses itu, masyarakat akan paham cara menolong diri," tuturnya.

Pemanfaatan media penyiaran digital terbukti efektif mempercepat penyebaran informasi mitigasi ke pelosok. Kesadaran bersama menjadi kunci utama melindungi harta benda warga.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....