Edukasi Kebencanaan Penting sejak Usia Dini
- 05 Jul 2026 18:20 WIB
- Atambua
RRI.CO.ID, Atambua – Edukasi kebencanaan perlu diberikan kepada anak sejak usia dini agar lebih siap menghadapi bencana. Anak termasuk kelompok rentan karena kemampuan memahami risiko dan mengendalikan emosi masih berkembang.
Demikian disampaikan Severinus L. Budiman, Disaster Management Specialist WVI NTT dan Indonesia Timur, kepada rri.co.id, Sabtu 4 Juli 2026. "Pembelajaran kebencanaan membantu anak mengenali ancaman serta mengambil tindakan penyelamatan secara cepat dan tepat."
Pada kesempatan itu, Severinus juga tekankan perlunya kewaspadaan warga Wilayah Nusa Tenggara Timur. Hal demi menghadapi ancaman kekeringan, cuaca ekstrem, serta berbagai risiko bencana lainnya.
Untuk itu, Masyarakat perlu meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi dampak perubahan iklim melalui pendidikan berkelanjutan bagi seluruh keluarga.
Menurutnya, pendekatan pembelajaran harus disesuaikan dengan usia, karakter, serta kondisi lingkungan anak masing-masing. "Anak perlu memahami risiko bencana sejak dini agar mampu menyelamatkan dirinya dengan baik,” ucapnya.
Lebih lanjut Severinus L. Budiman mengatakan sekolah bersama keluarga memiliki tanggung jawab membangun budaya sadar bencana melalui pembelajaran dan latihan rutin. Simulasi berkala membuat anak semakin percaya diri menghadapi situasi darurat ketika bencana benar-benar terjadi.
Dikatakan, Kolaborasi pemerintah, sekolah, organisasi kemanusiaan, masyarakat, media, dan akademisi sangat diperlukan untuk memperkuat pendidikan kebencanaan.
"Kesiapsiagaan bencana membutuhkan kolaborasi semua pihak demi melindungi keselamatan setiap anak bersama," tuturnya.
Pendidikan kebencanaan menjadi investasi penting untuk mengurangi dampak bencana terhadap generasi masa depan Indonesia. Kesiapsiagaan sejak dini diharapkan membentuk masyarakat lebih tangguh menghadapi berbagai ancaman bencana secara bersama.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....