Pertahankan Keaslian, Tantangan Terbesar Pelaku UMKM
- 19 Mei 2026 10:35 WIB
- Atambua
RRI.CO.ID, Atambua – Pertahankan kualitas dan keaslian, tantangan terbesar yang dirasakan pelaku UMKM Fanamom’s Alor dalam produksi minyak kemiri. Hal dijawab melalui produksi alami tanpa campuran berlebihan tambahan.
Informasi disampaikan Maria Astuti pemilik Fanamom’s Alor, dalam perbincangan Program UMKM Bicara RRI Atambua. Edisi Senin 18 Mei 2026.
Menurut Maria, produksi minyak kemiri awalnya dikerjakan tiga perempuan, kemudian berkembang bersama enam ibu lainnya melalui pembelajaran produksi berkelanjutan bersama.
Maria menjelaskan setiap produksi lima kilogram kemiri biasanya menghasilkan lima belas botol berukuran lima puluh mililiter dengan kualitas tetap terjaga baik.
"Kami mau tetap menjaga kualitas supaya minyak kemiri tetap kental dan alami," kata Maria Astuti ketika menjelaskan proses produksi tersebut.
Maria mengatakan pemasaran minyak kemiri Fanamom's Alor dilakukan melalui Facebook, Instagram, serta bantuan jaringan anak muda Kupang secara langsung.
Maria berharap masyarakat semakin mencintai produk lokal alami, sekaligus mendukung perkembangan UMKM kecil daerah Alor melalui pembelian berkelanjutan bersama masyarakat.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....