Yayasan Nusa Timor Mandiri TTU-NTT Kembangkan Pertanian Tumpangsari
- 28 Feb 2026 09:29 WIB
- Atambua
KBRN, Atambua-Sistem pertanian tumpangsari sedang di kembangkan oleh sejumlah kelompok tani di kabuapten Timor Tengah Utara (TTU)-NTT di galakan Yayasan Nusa Timor Mandiri TTU-NTT. Sistem ini dilakukan sesuai dengan kondisi cuaca saat ini.
Tumpangsari yang dilakukan antara tanaman Holtikultura dan tanaman lahan kering yakni tanaman padi dan jagung. Kata Manager Program Yayasan Nusa Timor Mandiri TTU-NTT, Heppy Sastra saat di wawancara Rri Atambua Selasa, 24 Februari 2026.
Tanaman hortikultura yang di tumpangsari adalah tanaman tomat dan lombok. Katanya, tomat yang ditumpang sari berhasil dengan hasil yang sangat memuaskan, “Ada beberapa kelompok tani sekarang panen tomat rata-rata 30 juta satu kelompok,” jelasnya
Sedangkan untuk padi lahan kering saat ini ada yang sudah mulai bulir dan sebentar lagi siap panen, Ada juga yang sementara di tanam. “Kita harapkan bulan depan sudah bisa panen karena sudah mulai bulir-bulir,” ucapnya
| Baca juga: Pentingnya Bertaubat dalam Pandangan Islam |
Selain tumpengsari, para kelompok tani juga di anjurkan menggunakan pupuk cair alami dan obat alami seperti Eco Enzyme, NPK Cair, dan pestisida organi. Untuk itu, pihaknya sudah melatih para kelompok tani untuk pembuatan puput dan obat alami menggunakan bahan yang ada di sekitar petani.
Lanjutnya, dari hasil pelatihan tersebut saat ini para kelompok tani menanam tanaman pertanian semuanya menggunakan pupuk cair buatan eco enzyme dan pestisida cair organik. Dimana langkah ini menguntungkan petani dari segi ekonomi.
“Mereka tidak mengeluarkan biaya untuk beli pupuk sendiri tapi merekan menggunakan pupuk yang di buat sendiri,” tuturnya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....