Eksotik Bromo Digelar, Wisatawan Takjub

  • 23 Jun 2025 15:35 WIB
  •  Malang

KBRN, Probolinggo : Banyak cara untuk mengenalkan budaya lokal di kawasan Gunung Bromo. Salah satunya dengan adanya festifal seni budaya Eksotika Bromo yang digelar 21-22 Juni 2025 kemarin.

Festival dengan panggung lautan pasir dan latar belakang Gunung Batok dan Kawah Gunung Bromo itu menjadi hiburan sendiri bagi para wisatawan yang datang. Bahkan, mereka mengaku takjub dengan konsep kolosal yang digelar di laut pasir tersebut.

“Yang dipikran saya bromo ya dengan matahari terbitnya yang indah, ternyata ada juga festival seperti ini, bagus banget dan jarang bisa menikmati begini,” kata Cindy, asal Jawa Barat.

Cindy mengusulkan agar agenda seperti bisa dibomingkan dan menjadi agenda yang harus dipbulikasikan dari jauh jauh hari.

“Seperti Jazz Gunung, itu teman teman sudah menunggu, ya kalau bisa eksotika diumumkan jauh jauh hari, agar bisa cuti kerja dan menyiapkan tiket dan lainnya,” katanya.

Tema Eksotika Bromo kali ini adalah “Merajut Harmoni Nusantara di Bumi Hila Hila”, disertai jargon “Semesta Dalam Nada, Alam Dalam Budaya”. Konsep yang diusung adalah “Ruwat Rawat Segoro Gunung” yang intinya mengajak masyarakat merenungi pentingnya menjaga keseimbangan alam.

Bupati Haris menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kembali Eksotika Bromo. Menurutnya, ini merupakan kesempatan untuk mengenalkan budaya Tengger.

“Besar harapan kita, wisatawan dapat mengenal budaya Tengger terutama kisah-kisahnya. Mereka bisa tinggal lebih lama karena mengenal budayanya,” terangnya.

Bupati Haris juga mengapresiasi kemasan pagelaran Eksotika Bromo yang disebutnya keren dan kolosal dengan kolaborasi seniman yang tampil.

“Tidak hanya seniman dari Probolinggo tapi daerah lain yang kemudian menjadi semacam kolaborasi budaya yang dapat dinikmati dan diapresiasi,” imbuhnya.

Pada puncak acara menjelang petang, tampil sendratari Kidung Tengger, yang mengisahkan legenda Joko Seger dan Roro Anteng. Melalui gerak tari dan musik tradisional, pertunjukan ini menyuarakan kisah cinta dan keteguhan masyarakat Tengger dalam menjaga tradisi. Pada pemuncak pagelaran tampil artis Ibu Kota Olivia Zalianti yang membacakan puisi Kidung Tengger.

Eksotika Bromo 2025 hadir dengan suguhan budaya yang memukau. Selama dua hari, pengunjung disuguhi pertunjukan seni tradisional, kolaborasi tari lintas daerah, hingga pameran dan lomba bertema pelestarian alam.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....