Pemkab Way Kanan Dorong Hilirisasi Komoditas Singkong

  • 01 Okt 2026 08:06 WIB
  •  Waykanan

RRI.CO.ID, Way Kanan - Pemerintah Kabupaten Way Kanan mendorong pengembangan komoditas singkong melalui hilirisasi menjadi produk olahan bernilai tambah.

Hal tersebut disampaikan Kepala Disperindag Way Kanan, Riva Adi Candra, setelah melakukan study tiru pengelolaan Sentra Industri Kecil dan Menengah (IKM) singkong di Kabupaten Pringsewu, Rabu 30 September 2026.

Menurutnya, singkong memiliki peluang besar untuk dikembangkan tidak hanya sebagai bahan baku. Pengolahan menjadi produk seperti Modified Cassava Flour (Mocaf) dinilai dapat meningkatkan nilai tambah sekaligus membuka peluang usaha baru.

“Kami ingin mendapatkan pembelajaran yang konkret mengenai bagaimana mengelola sentra IKM secara lebih produktif, mulai dari kelembagaan, proses produksi, peningkatan kualitas SDM, pemanfaatan sarana dan prasarana, sampai dengan akses pasar,” ujar Riva Adi Chandra.

Ia menilai, pengembangan industri pengolahan singkong perlu dilakukan secara menyeluruh dari hulu hingga hilir. Petani sebagai pemasok bahan baku perlu terhubung dengan pelaku IKM agar terbentuk rantai usaha yang saling mendukung.

Dia menjelaskan, pengolahan singkong menjadi Mocaf menjadi salah satu bentuk hilirisasi yang dapat dikembangkan. Produk olahan tersebut memiliki nilai ekonomi lebih tinggi dibandingkan singkong sebagai bahan baku sekaligus berpotensi memperluas pasar.

“Yang ingin kita bangun bukan hanya produknya, tetapi juga ekosistem industrinya. Sentra IKM harus mampu menjadi wadah produksi, pembelajaran, inovasi, sekaligus membuka akses pasar bagi para pelaku IKM,” katanya.

Melalui study tiru di Pringsewu, lanjutnya, Disperindag Way Kanan mempelajari pengelolaan sentra pengolahan singkong, mulai dari proses produksi, pengendalian mutu hingga pengemasan dan pemasaran.

"Hasil pembelajaran akan menjadi bahan kajian untuk pengembangan sentra IKM berbasis komoditas lokal di Way Kanan," ucapnya.

Melalui pengembangan dari hulu hingga hilir, Kata Chandra, komoditas singkong diharapkan memberikan nilai ekonomi yang lebih besar bagi masyarakat.

"Hilirisasi juga menjadi langkah untuk memperkuat IKM sekaligus meningkatkan keterkaitan antara sektor pertanian dan industri di Way Kanan," ujarnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....