MIN 4 Way Kanan Tanamkan Budaya Malu sejak Dini
- 29 Sep 2026 09:08 WIB
- Waykanan
RRI.CO.ID, Way Kanan — Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) 4 Way Kanan menanamkan budaya malu sebagai bagian pembentukan karakter peserta didik. Pesan tersebut disampaikan dalam upacara bendera mingguan, Senin, 28 September 2026.
Pembina upacara, Septi Mulyani, menekankan pentingnya rasa malu sebagai kontrol diri. Menurutnya, budaya malu dapat mencegah siswa melakukan tindakan yang bertentangan dengan nilai moral.
“Rasa malu bukan kelemahan atau ketakutan, tetapi cermin keimanan dan harga diri,” ujar Septi Mulyani.
Ia mengatakan, rasa malu perlu ditanamkan ketika siswa menghadapi berbagai pilihan dalam kehidupan. Termasuk saat berbuat curang, melanggar aturan, berkata kasar, atau meninggalkan ibadah.
Septi juga mengingatkan siswa agar tidak membanggakan prestasi yang diperoleh tanpa kejujuran. Ia meminta siswa menjaga disiplin dan menghormati teman dalam kehidupan sehari-hari.
“Malulah ketika tidak disiplin, menyakiti teman, atau meninggalkan kewajiban ibadah,” katanya.
Menurut Septi, rasa malu yang tertanam kuat dapat membentuk pribadi berintegritas. Sikap tersebut diharapkan menjadi bekal siswa dalam kehidupan bermasyarakat.
Upacara bendera diikuti seluruh pendidik, tenaga kependidikan, dan peserta didik MIN 4 Way Kanan. Kegiatan rutin tersebut menjadi sarana penguatan pendidikan karakter di lingkungan madrasah.
MIN 4 Way Kanan berharap pembinaan karakter dapat berjalan secara konsisten. Lulusan madrasah diharapkan memiliki kemampuan akademik sekaligus akhlak dan ketahanan moral yang baik.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....