Pemkab Way Kanan Dukung Taman Kerukunan Ekoteologi

  • 17 Sep 2026 15:21 WIB
  •  Waykanan

RRI.CO.ID, Way Kanan — Pemerintah Kabupaten Way Kanan mendukung rencana pembangunan Taman Kerukunan Ekoteologi. Dukungan disampaikan dalam audiensi Kemenag Way Kanan bersama Bupati Ayu Asalasiyah, Rabu, 16 September 2026.

Audiensi berlangsung di ruang kerja Bupati Way Kanan. Pertemuan dihadiri Kepala Kemenag Way Kanan Masir Ibrahim bersama Tim Efektif.

Masir Ibrahim menjelaskan, Taman Kerukunan Ekoteologi menjadi implementasi Asta Protas Kementerian Agama. Program tersebut menitikberatkan penguatan ekoteologi dan kerukunan umat beragama.

“Taman Kerukunan Ekoteologi bukan sekadar ruang hijau, tetapi ruang edukasi,” ujar Masir Ibrahim.

Menurutnya, taman tersebut akan mengintegrasikan moderasi beragama, pelestarian lingkungan, dan pemberdayaan masyarakat. Kawasan itu juga dirancang memiliki sarana edukasi, ruang kolaborasi, serta pohon buah produktif.

Masir mengatakan, program tersebut juga sejalan dengan Asta Cita Presiden. Fokusnya mencakup pelestarian lingkungan, pemberdayaan masyarakat, dan penguatan ketahanan pangan.

Sementara itu, Bupati Way Kanan Ayu Asalasiyah mengapresiasi gagasan pembangunan taman tersebut. Ia menilai program itu menggabungkan kerukunan, pendidikan, lingkungan, dan pemberdayaan masyarakat.

“Pemerintah Kabupaten Way Kanan menyambut baik dan siap mendukung pengembangan Taman Kerukunan Ekoteologi,” kata Ayu.

Bupati meminta perangkat daerah terkait ikut berkoordinasi mendukung pelaksanaan program. Perangkat tersebut meliputi Dinas Lingkungan Hidup, Dinas Perkebunan, Dinas TPHP, dan Kesbangpol.

Rencana program mencakup penataan kawasan dan pembangunan sarana pendukung. Selanjutnya dilakukan penanaman pohon produktif serta pelibatan berbagai pemangku kepentingan.

Kemenag Way Kanan berharap kolaborasi tersebut memperkuat pelaksanaan program secara berkelanjutan. Taman tersebut ditargetkan menjadi ruang edukasi kerukunan dan pelestarian lingkungan.

Program juga diarahkan mendukung ketahanan pangan berbasis masyarakat di Kabupaten Way Kanan. Pelibatan FKUB, lembaga pendidikan, organisasi keagamaan, dan masyarakat akan dilakukan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....