Operasi Modifikasi Cuaca Dilakukan, Tekan Dampak Abu Vulkanik

  • 09 Sep 2026 13:36 WIB
  •  Waykanan

RRI.CO.ID, Bandar Lampung – Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) mulai dilakukan di Lampung sejak Selasa, 8 September 2026. Operasi tersebut ditujukan untuk membantu menekan dampak abu vulkanik Gunung Anak Krakatau dengan memicu turunnya hujan.

Namun, pelaksanaan OMC belum optimal karena kondisi cuaca belum mendukung. Hingga Rabu, 9 September, belum terdapat potensi atau bibit awan Cumulus Congestus yang cukup untuk dimodifikasi.

Kepala Pelaksana BPBD Lampung, Aswarodi, mengatakan pihaknya telah berkoordinasi dengan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB). Menurutnya, OMC menyasar wilayah Jawa Barat, Lampung, dan daerah sekitarnya.

"Kami sudah berkoordinasi dengan BNPB. Kami sudah bersurat kemarin, dan OMC sudah dilaksanakan mulai kemarin dengan sasaran wilayah Jawa Barat, Lampung, dan sekitarnya," kata Aswarodi, Rabu, 9 September 2026.

Dia menjelaskan, pelaksanaan OMC dilakukan pada siang hari dengan pemantauan kondisi awan hingga malam. Operasi dapat kembali dilakukan apabila ditemukan bibit awan yang memenuhi syarat untuk dimodifikasi

"Hari ini bisa dilaksanakan kembali. Namun, untuk melakukan OMC harus menemukan bibit awan, kalau tidak ada maka OMC tidak dilakukan," ujarnya.

Ia mengatakan pelaksanaan OMC juga mempertimbangkan efektivitas serta biaya penerbangan. Jika tidak ditemukan bibit awan yang dapat dimodifikasi, penerbangan tidak akan dipaksakan karena tetap membutuhkan biaya.

"Sebab, satu kali penerbangan itu ada biayanya. Kalau tidak ditemukan bibit awan, tetap ada biaya yang harus dibayarkan," katanya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....