Puluhan Kapal Ferry Siap Beroperasi meski Aktivitas Anak Krakatau Meningkat
- 06 Sep 2026 18:20 WIB
- Waykanan
RRI.CO.ID, Bandar Lampung - Aktivitas penyeberangan di Pelabuhan Bakauheni, Lampung, tetap berjalan normal pascaerupsi Gunung Anak Krakatau. Kondisi pelabuhan pada Minggu, 6 September 2026, terpantau aman dan lancar.
Pengawas Satuan Pelayanan (Wasatpel) Pelabuhan Penyeberangan Bakauheni, Trimoyo, mengatakan intensitas debu vulkanik yang sempat menyelimuti kawasan pelabuhan telah berkurang dibandingkan kondisi semalaman. Arus kendaraan yang masuk maupun keluar pelabuhan juga terpantau landai dan relatif sepi.
“Keadaan sampai dengan ini sudah lebih baik dari semalaman, intensitas debu vulkanik sudah berkurang. Keadaan pelabuhan aman dan lancar, untuk operasional kapal masih berjalan seperti biasa,” ujar Trimoyo.
Trimoyo menjelaskan, tingkat keterisian area parkir di seluruh dermaga reguler maupun eksekutif masih rendah. Keterisian area parkir masing-masing dermaga berada pada kisaran satu hingga lima persen, sementara area tollgate reguler dan eksekutif terpantau landai.
Sebanyak 31 kapal disiapkan untuk melayani penyeberangan lintasan Merak-Bakauheni. Rinciannya, 23 kapal beroperasi di dermaga reguler dan delapan kapal di dermaga eksekutif dengan tetap memastikan ketepatan waktu operasional.
“Sementara itu, berdasarkan informasi BMKG pukul 13.00 WIB, cuaca di sekitar Pelabuhan Bakauheni berawan tebal. Angin bertiup dari barat daya dengan kecepatan tujuh hingga 12 knot, sedangkan tinggi gelombang berkisar 0,4 hingga 0,9 meter,” katanya.
Ia menambahkan, BMKG juga mengeluarkan peringatan dini kewaspadaan terhadap angin kencang dan arus kuat hingga pukul 16.00 WIB. Pengelola pelabuhan mengimbau pengguna jasa tetap memantau perkembangan cuaca dan mengikuti arahan petugas selama perjalanan.
“Hasil pengukuran kualitas udara oleh Badan Kekarantinaan Kesehatan Kelas I Panjang, parameter menunjukan kualitas udara di Pelabuhan Bakauheni masih berada dalam ambang batas yang dipersyaratkan," jelasnya.
"Meski erupsi menerus Gunung Anak Krakatau terpantau berhenti pada pukul 00.04 WIB, pemantauan aktivitas gunung dan koordinasi dengan pihak terkait terus dilakukan untuk memastikan keselamatan pelayaran,” ucapnya, mengakhiri.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....