Petani Tebu PSMI Soroti Keterlambatan Dana Operasional
- 09 Sep 2026 10:37 WIB
- Waykanan
RRI.CO.ID, Way Kanan - Aktivitas pembiayaan operasional bagi petani tebu mitra PT Pemuka Sakti Manis Indah (PSMI) Lampung-Sumsel mengalami kemacetan pada awal bulan ini.
Tersendatnya alokasi dana tersebut diduga kuat terjadi akibat belum keluarnya persetujuan (approval) dari pihak Kejaksaan, yang berdampak langsung pada operasional lahan dan kelangsungan upah para buruh tani.
Ketua Aliansi Petani Tebu Mandiri PT PSMI Lampung-Sumsel, Sartono, mengatakan keterlambatan pencairan ini di luar kebiasaan. Menurutnya, mekanisme pencairan dana operasional penguat yang sebelumnya berlangsung bulanan telah disesuaikan menjadi skema mingguan, yang rutin dicairkan setiap hari Kamis sore.
"Sampai detik ini belum ada kabar pasti terkait penyelesaian masalah tersebut," ujar Sartono saat memberikan keterangannya, Rabu 9 September 2026.
Menanggapi kendala tersebut, pihak aliansi bergerak dengan mendatangi manajemen PT PSMI secara langsung dan menyuratkan permohonan penjelasan resmi atas nama petani.
Dalam surat balasan resminya, manajemen PT PSMI menyampaikan permohonan maaf dan mengonfirmasi kendala pencairan bukan bersumber dari internal perusahaan semata, melainkan tertahan pada proses persetujuan di lembaga Kejaksaan.
Sartono menyatakan, situasi ini menempatkan para petani dalam posisi yang sangat rentan. Jika pembiayaan tak kunjung turun hingga tanggal 11 mendatang, pabrik direncanakan akan ditutup untuk sementara waktu guna menekan potensi kerugian yang lebih besar.
"Kalau operasional terus dipaksakan tanpa pencairan dana, ini akan menjadi beban berat bagi kami para petani. Kami bingung nanti harus membayar para pekerja dan buruh tani memakai uang apa," jelas Sartono.
Menyikapi kebuntuan ini, Aliansi Petani Tebu Mandiri dijadwalkan menggelar audiensi lanjutan bersama jajaran manajemen PT PSMI pada Rabu siang sekitar pukul 14.00 WIB.
Pertemuan tersebut akan melibatkan seluruh jajaran pengurus aliansi untuk menyepakati sikap resmi dan langkah strategis yang akan diambil ke depan.
"Hasil dari rapat dan audiensi dengan pihak manajemen siang ini akan menentukan sikap bersama yang harus diambil oleh seluruh petani," katanya, mengakhiri.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....