Aktivitas Anak Krakatau Menurun, Abu Vulkanik Masih Berpotensi Bertebaran
- 08 Sep 2026 00:18 WIB
- Waykanan
RRI.CO.ID, Bandar Lampung - Aktivitas vulkanik Gunung Anak Krakatau mengalami penurunan signifikan setelah sebelumnya mengalami erupsi menerus selama beberapa hari. Meski erupsi telah berhenti, abu vulkanik masih ditemukan di sejumlah wilayah Lampung.
Kepala Pos Pantau Gunung Api Anak Krakatau, Suwarno, mengatakan penurunan aktivitas terlihat pada erupsi serta aktivitas vulkanik dangkal dan dalam. Hembusan Gunung Anak Krakatau juga mengalami penurunan secara drastis.
Menurutnya, aktivitas erupsi sebelumnya menyebabkan hujan abu vulkanik yang menyebar ke sejumlah wilayah Lampung. Di antaranya Lampung Barat, Lampung Timur, Bandar Lampung, Tanggamus, dan beberapa wilayah lainnya.
“Meski aktivitas gunung api menurun, abu vulkanik masih ditemukan di sejumlah wilayah terdampak. Abu yang sebelumnya menempel pada pepohonan dan atap rumah dapat kembali beterbangan ketika tertiup angina,” kata Suwarno, Senin, 8 September 2026 malam.
Menurut Suwarno, kondisi tersebut diperparah dengan belum turunnya hujan di sejumlah wilayah akibat masih berlangsungnya musim kemarau. Akibatnya, endapan abu vulkanik belum sepenuhnya terbawa air hujan.
Ia mengingatkan masyarakat tetap mewaspadai paparan abu vulkanik meski aktivitas Gunung Anak Krakatau telah menurun. Terutama ketika melakukan aktivitas di luar rumah atau berada di wilayah yang masih terdapat endapan abu.
“Masyarakat juga diimbau menggunakan masker untuk mengurangi risiko menghirup debu vulkanik. Abu yang kembali beterbangan akibat angin perlu diantisipasi, khususnya oleh masyarakat yang berada di wilayah terdampak,” katanya.
Dirinya menyatakan, pemantauan terhadap aktivitas Gunung Anak Krakatau terus dilakukan. Masyarakat diminta mengikuti informasi resmi mengenai perkembangan aktivitas gunung api dan tidak mudah mempercayai informasi yang belum terverifikasi.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....