Antisipasi Dampak Abu Vulkanik Anak Krakatau, Puskesmas Way Kandis Bagikan Masker
- 06 Sep 2026 11:20 WIB
- Waykanan
RRI.CO.ID, Bandar Lampung - Puskesmas Way Kandis membagikan masker gratis kepada masyarakat sebagai langkah antisipasi dampak hujan abu vulkanik akibat erupsi Gunung Anak Krakatau. Upaya tersebut dilakukan setelah abu vulkanik mulai dirasakan di sejumlah wilayah Lampung.
Kepala Puskesmas Way Kandis, Titin Agustin, mengatakan pembagian masker dilakukan atas instruksi Wali Kota Bandar Lampung. Pihaknya berkoordinasi dengan Kecamatan Tanjung Senang untuk menjangkau masyarakat yang membutuhkan masker.
"Kami berkoordinasi dengan Kecamatan Tanjung Senang untuk membagikan masker kepada masyarakat sebagai langkah antisipasi dampak debu vulkanik," ujar Titin, Minggu, 6 September 2026.
Menurutnya, penggunaan masker diperlukan terutama bagi masyarakat yang masih harus beraktivitas di luar rumah. Langkah tersebut dilakukan untuk mengurangi risiko gangguan kesehatan akibat paparan debu vulkanik.
Dia mengatakan Puskesmas Way Kandis juga mengantisipasi kemungkinan meningkatnya gangguan kesehatan masyarakat. Salah satu yang menjadi perhatian adalah Infeksi Saluran Pernapasan Akut atau ISPA akibat paparan abu vulkanik.
"Untuk antisipasi maupun penanganan lanjutan terkait potensi peningkatan gangguan kesehatan, terutama ISPA maupun gangguan kesehatan lainnya, kami akan melakukan pembahasan lanjutan dengan Dinas Kesehatan," katanya.
Dia menjelaskan pembahasan bersama Dinas Kesehatan diperlukan untuk menentukan langkah strategis dalam menangani potensi masalah kesehatan akibat debu vulkanik. Puskesmas akan menyesuaikan penanganan dengan perkembangan kondisi dan dampak yang dirasakan masyarakat.
Dia menyatakan, hujan abu vulkanik akibat aktivitas Gunung Anak Krakatau membuat masyarakat perlu meningkatkan kewaspadaan terhadap dampak kesehatan. Ia mengingatkan warga menggunakan masker saat beraktivitas di luar rumah dan segera mendapatkan pelayanan kesehatan apabila mengalami gangguan kesehatan setelah terpapar abu vulkanik.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....