Sembilan Satuan Pendidikan Aman Bencana Telah Terbentuk di Way Kanan

  • 02 Sep 2026 07:45 WIB
  •  Waykanan

RRI.CO.ID, Way Kanan — Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Way Kanan menerapkan program Satuan Pendidikan Aman Bencana (SPAB) untuk menciptakan lingkungan pendidikan yang aman bagi murid, guru, dan tenaga kependidikan.

Kepala Pelaksana BPBD Way Kanan, Sufrianto, mengatakan program SPAB memiliki tiga pilar utama. Ketiganya meliputi sarana prasarana dan lingkungan pendidikan yang aman bencana, manajemen bencana, serta kurikulum dan keberlanjutan pendidikan kebencanaan.

Menurutnya, ketiga pilar tersebut menjadi dasar dalam membangun kesiapsiagaan bencana di lingkungan satuan pendidikan. Sekolah tidak hanya dituntut memiliki fasilitas yang aman, tetapi juga harus mampu mengelola risiko bencana.

Selain itu, pendidikan kebencanaan perlu diberikan secara berkelanjutan kepada warga sekolah. Hal ini untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan dalam menghadapi potensi bencana.

Sufrianto menyebutkan, saat ini telah terbentuk sembilan Satuan Pendidikan Aman Bencana di Kabupaten Way Kanan. Keberadaan SPAB tersebut diharapkan menjadi contoh penerapan kesiapsiagaan bencana di lingkungan pendidikan.

BPBD Way Kanan akan terus mendorong peningkatan kapasitas sekolah dalam menghadapi bencana. Upaya tersebut dilakukan melalui penguatan pemahaman dan penerapan tiga pilar SPAB.

“Ke depannya, kami berencana melakukan percepatan pembentukan lembaga SPAB ini, dan diharapkan dapat diterapkan secara merata di seluruh lingkungan sekolah di Kabupaten Way Kanan,” ujar Sufrianto, Rabu, 2 September 2026.

Dirinya berharap, perluasan penerapan program SPAB dapat membangun budaya kesiapsiagaan bencana sejak dini. Dengan demikian, seluruh warga sekolah memiliki kemampuan untuk mengurangi risiko dan merespons bencana secara tepat.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....