Dampak Abu Vulkanik, Siswa di Way Kanan Belajar Seara Daring

  • 08 Sep 2026 00:28 WIB
  •  Waykanan

RRI.CO.ID, Way Kanan - Sejumlah satuan pendidikan di Provinsi Lampung menerapkan pembelajaran secara daring menyusul dampak abu vulkanik akibat aktivitas Gunung Anak Krakatau. Kebijakan tersebut mengacu pada Surat Edaran Gubernur Lampung terkait penanganan dampak abu vulkanik.

Kepala SD Negeri 01 Banjar Agung Kabupaten Way Kanan, Septri Marbhara, mengatakan pembelajaran daring hanya diberlakukan bagi siswa. Sementara kepala satuan pendidikan, guru, dan tenaga kependidikan tetap diwajibkan hadir di sekolah.

“Kami tetap melaksanakan tugas dengan hadir di sekolah untuk memberikan materi pembelajaran secara daring. Sesuai arahan, kami wajib menggunakan masker dan membatasi aktivitas di luar lingkungan sekolah,” kata Septri.

Menurut Septri, kebijakan tersebut mendapat tanggapan beragam dari guru dan tenaga kependidikan. Mereka tetap harus berada di sekolah meskipun kondisi di luar ruangan terdampak hujan abu vulkanik.

Ia menilai kondisi tersebut berpotensi memengaruhi kesehatan guru dan tenaga kependidikan. Karena itu, pihak sekolah menerapkan langkah perlindungan diri selama menjalankan aktivitas di sekolah.

“Kami menyikapi dengan bijak dengan tetap memberikan materi pembelajaran secara daring, menggunakan masker dan mengurangi aktivitas di luar ruangan,” ujarnya.

Dia berharap kondisi segera membaik sehingga kegiatan pembelajaran tatap muka dapat kembali dilaksanakan. Selama dampak abu vulkanik masih terjadi, sekolah tetap mengutamakan keselamatan dan kesehatan seluruh warga satuan pendidikan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....