Mabes TNI Perkuat Pencegahan Karhutla di Way Kanan
- 28 Agt 2026 17:48 WIB
- Waykanan
RRI.CO.ID, Way Kanan - Upaya pencegahan dan penanggulangan Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di Kabupaten Way Kanan kian diperkuat.
Langkah tersebut ditandai dengan audiensi Tim Penyuluh Karhutla Markas Besar (Mabes) TNI bersama Bupati Way Kanan, Ayu Asalasiyah, serta jajaran Forkopimda pada Jumat, 28 Agustus 2026.
Pertemuan lintas sektor tersebut berfokus pada penguatan kesiapsiagaan daerah, pemetaan potensi titik rawan, serta penyusunan langkah edukasi dini agar ancaman Karhutla dapat diantisipasi sebelum meluas.
Komandan Kodim (Dandim) 0427/Way Kanan, Letkol Arm Sigit Windarto, mengatakan sinergitas antara TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat menjadi kunci utama dalam menjaga wilayah dari ancaman kebakaran.
“Audiensi ini menjadi momentum penting untuk menyatukan langkah. Karhutla harus kita cegah sejak dini, tidak cukup hanya mengandalkan aksi pemadaman saat api sudah membesar. Edukasi, penyuluhan, dan keterlibatan aktif seluruh elemen masyarakat adalah kunci utamanya,” ujar Letkol Arm Sigit Windarto.
Dandim menambahkan, kehadiran tim penyuluh dari Mabes TNI diharapkan semakin memperkuat sistem deteksi dini dan respons cepat seluruh personel di lapangan.
“Pencegahan harus menjadi prioritas utama. Semakin baik koordinasi dan kesiapsiagaan yang kita bangun, semakin besar peluang kita untuk mencegah Karhutla sebelum meluas,” jelasnya.
Bupati Way Kanan, Ayu Asalasiyah, menilai dukungan jajaran TNI menjadi bagian vital dalam memperkuat langkah pemerintah daerah melindungi wilayah Way Kanan.
“Pemerintah Kabupaten Way Kanan menyambut baik kolaborasi bersama Tim Penyuluh Karhutla Mabes TNI dan Forkopimda. Sinergi ini penting untuk memastikan seluruh upaya pencegahan dan penanganan Karhutla dapat berjalan secara optimal dan terintegrasi,” kata Ayu.
Melalui koordinasi ini, Pemkab Way Kanan bersama TNI dan jajaran pemangku kepentingan berkomitmen untuk terus memperketat pengawasan serta mengedukasi masyarakat sepanjang musim rawan kebakaran.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....